Olahraga

Rexy Akui Kesulitan Cari Pelatih Berkualitas untuk Bulutangkis Malaysia

Rexy Akui Kesulitan Cari Pelatih Berkualitas untuk Bulutangkis Malaysia
Pelatih Bulutangkis Malaysia, Rexy Mainaky (TWITTER)

AKURAT.CO, Direktur Kepelatihan Ganda Asosiasi Bulutangkis Malaysia (BAM), Rexy Mainaky, mengaku tengah kesulitan mencari pelatih untuk menangani tim nasional Malaysia. Legenda bulutangkis Indonesia itu butuh pelatih-pelatih anyar untuk membantu dirinya setelah sejumlah pelatih memilih hengkang.

Hingga kini, Asosiasi Bulutangkis Malaysia (BAM) masih getol untuk melanjutkan pencarian pelatih baru menjelang tahun 2023.

Diketahui, niat BAM untuk merekrut pelatih anyar karena mereka kekurangan pelatih di nomor ganda. Sebab, Flandy Limpele dan Paulus Firman telah memutuskan hengkang dari BAM pada awal tahun ini.

baca juga:

Sebelumnya, Flandy Limpele bertugas untuk membantu ganda putra nasional. Serta berhasil mengantarkan Aaron Chia/Soh Wooi Yik meraih medali perunggu di Olimpiade Tokyo 2020.

Akan tetapi, Flandy Limpele putuskan untuk pulang ke Indonesia dan bergabung dengan PBSI untuk menjadi pelatih ganda campuran.

Di sisi lain, Paulus Firman memutuskan hengkang bukan kembali ke Indonesia. Akan tetapi mengambil tugas dan menjabat sebagai pelatih kepala di Singapura.

Selain Flandy Limpele dan Paulus Firman, ada juga Chan Chong Min selaku pelatih ganda putri yang hengkang dari rangkaian eksodus besar-besaran ini, yang juga membuat Rexy Mainaky cukup kerepotan.

Padahal, nomor ganda sendiri memang menjadi salah satu unggulan dari lima sektor yakni tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri dan ganda campuran.

Saat ini Rexy Mainaky memimpin struktur nomor ganda BAM dan hanya dibantu oleh empat pelatih yakni, Tan Bin Shen, Hoon Thien How, Teo Kok Siang dan Lee Meng Yean.

Rexy sendiri mengaku BAM masih terus mencari pelatih untuk nomor ganda, namun mereka masih kesulitan karena ia tak ingin sembarangan orang bisa menjadi pelatih.

Mencari Pelatih dengan Kualitas Tinggi

Rexy Mainaky lebih lanjut mengungkapkan keinginannya untuk menemukan pelatih yang memenuhi beberapa kriteria, termasuk menjadi komunikator yang baik untuk skuat saat ini.

“Kami ingin mendapatkan pelatih secepat mungkin, tetapi orang itu harus berkualitas,” kata Rexy Mainaky, dilansir dari Stadium Astro.

“Yang saya maksud dengan kualitas adalah pertama, seseorang yang memiliki pengalaman sebagai pemain dan telah membuahkan hasil di level tertinggi,” jelasnya.

Selain pengalaman, Rexy juga mencari pelatih yang mampu berkomunikasi dengan baik terhadap para pemainnya.

“Itulah kualitas dari pengalaman mereka. Tetapi kami juga membutuhkan seseorang yang merupakan komunikator yang hebat. Saya mengatakan ini karena pemain generasi sekarang perlu diberi tahu beberapa kali sebelum mereka mendapatkan pesannya,” jelasnya.

Rexy Mainaky turut mencontohkan sosok Lee Chong Wei sebagai pemain yang menerima pesan dan instruksi dengan baik. Namun kini sudah berbeda zaman, di mana membutuhkan pelatih yang bisa berkomunikasi baik dengan para pemain muda.

“Pemain seperti Lee Chong Wei adalah seseorang yang pertama kali menerima pesan atau instruksi yang disampaikan,” jelasnya lagi.

“Tapi saat ini kami para pelatih harus mengulang beberapa kali sebelum tersampaikan. Kami membutuhkan beberapa orang yang dapat menyampaikan kepada generasi muda dan membimbing mereka.”

Sementara itu, BAM dikabarkan tengah dalam pembicaraan dengan mantan juara dunia dua kali Indonesia dan peraih medali emas Olimpiade Tony Gunawan.

Selain pelatih dari Indonesia, terdapat kandidat lainnya yang juga menghadiri sesi wawancara. Yakni pelatih dari Amerika Serikat, Korea Selatan dan sisanya merupakan kandidat lokal.[]

Lihat Sumber Artikel di Indosport Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Indosport.com Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Indosport.com