News

Revisi UU Pemilu Dihentikan, Rustam: Itu yang Terbaik, Saat ini Harus Fokus untuk Hentikan Pandemi

Komisi II DPR RI tidak melanjutkan pembahasan revisi Undang-Undang Pemilihan Umum (UU Pemilu)


Revisi UU Pemilu Dihentikan, Rustam: Itu yang Terbaik, Saat ini Harus Fokus untuk Hentikan Pandemi
Rustam Ibrahim (Twitter @RustamIbrahim )

AKURAT.CO, Pemerhati politik Rustam Ibrahim menyebut bahwa tindakan Komisi II DPR yang tidak melanjutkan pembahasan revisi Undang-Undang Pemilihan Umum (UU Pemilu) adalah tindakan yang baik.

Rustam menyampaikannya melalui akun Twitter @RustamIbrahim pada Kamis (11/2/2021). Menurutnya, yang terpenting saat ini adalah menghentikan pandemi Covid-19.

"Komisi II DPR hentikan pembahasan Revisi UU Pemilu. Itulah yang terbaik dalam situasi sekarang. Seluruh sumberdaya bangsa harus difokuskan untuk menghentikan pandemi dan memulihkan ekonomi. Politik yang mengundang kegaduhan dan membelah bangsa bisa menunggu sd 2024," tulis Rustam Ibrahim.

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Ruhut Sitompul juga menyambut baik penolakan tersebut.

"Lebih baik memilih Presiden Anggota DPR DPD DPRD Gubernur Bupati Wali Kota 2024 Rakyat tidak pening dari pada Pemilu tiap tahun didaerah kapan kerjanya?, yang akhirnya banyak Korupsi, terima kasih Bapak Joko Widodo Presiden RI dan 7 Fraksi di DPR yang mendukung dan 2 yang menolak," kata @ruhutsitompul.

Begitu Pula dengan mantan politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean yang mengucapkan terima kasih kepada DPR karena menolak melanjutkan pembahasan revisi UU Pemilu.

"Terimakasih @DPR_RI yang sudah memutuskan keputusan benar dan baik. Setidaknya kita akan punya metode demokrasi yang baku 5 tahunan kedepan. Jika ternyata nanti tdk baik, baru kita evaluasi, jangan dievaluasi sblm dijalankan. Ada yang kering nih ngga dpt mahar politik!!" ujar @FerdinandHaean3.

Sebelumnya, Komisi II DPR telah sepakat untuk tidak melanjutkan pembahasan revisi Undang-Undang Pemilihan Umum (UU Pemilu) usai melakukan rapat dengan Ketua kelompok fraksi (Kapoksi) yang ada di Komisi II DPR. Keputusan tersebut nantinya akan disampaikan oleh Komisi II DPR kepada Pimpinan DPR untuk selanjutnya dibahas di Badan Musyawarah (Bamus) bersama Badan Legislasi (Baleg) DPR.

"Tadi kami sudah rapat dengan seluruh pimpinan dan Kapoksi yang ada di Komisi II DPR dengan melihat perkembangan dari masing-masing parpol terakhir, kami sepakat untuk tidak melanjutkan pembahasan ini (RUU Pemilu)," kata Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/2/2021).[]