Tech

Retas LinkedIn, Dropbox dan Formspring, Pria Rusia Dihukum 7 Tahun Penjara

Pria asal Rusia berhasil meretas LinkedIn, Dropbox dan Formspring


Retas LinkedIn, Dropbox dan Formspring, Pria Rusia Dihukum 7 Tahun Penjara
Ilustrasi cara maksimalkan profil LinkedIn (Pixabay)

AKURAT.CO Seorang pria asal Rusia dijatuhi hukuman lebih dari tujuh tahun penjara oleh Pengadilan Federal di San Francisco, Selasa (29/9/2020) waktu setempat karena meretas LinkedIn, Dropbox dan Formspring, serta mencuri informasi pribadi lebih dari 100 juta pelanggan.

Pria yang diketahui bernama Yevgeniy Nikulin (32) itu ditangkap di Praha pada 2016 dan diekstradisi ke Amerika Serikat pada 2018 setelah pertempuran ekstradisi yang panjang.

"Nikulin bekerja dari Moskow. Ia meretas komputer perusahaan San Francisco Bay Area, memasang malware, mencuri kredensial masuk untuk karyawan dan menggunakannya untuk mendapatkan data pelanggan seperti nama pengguna dan kata sandi yang dia tawarkan untuk dijual di Forum kejahatan dunia maya berbahasa Rusia," kata Jaksa Penuntut, seperti dilansir dari AP, Kamis (1/10/2020).

Persidangannya dijadwalkan dimulai Maret ini. Namun terpaksa ditangguhkan karena pandemi Covid-19 yang memaksa gedung pengadilan ditutup sementara. Kasus kemudian dilanjutkan pada Juli.[]