Olahraga

Respons Penembakan di Texas, Steve Kerr Mengaku Lelah Berbelasungkawa

Penembakan terjadi di sebuah sekolah di Texas, Amerika Serikat, Selasa (24/5), yang menewaskan setidaknya 21 orang dengan 19 di antaranya adalah anak-anak.


Respons Penembakan di Texas, Steve Kerr Mengaku Lelah Berbelasungkawa
Pelatih Golden State Warriors, Steve Kerr, dalam sebuah konferensi pers. (CBSSPORTS)

AKURAT.CO, Pelatih Golden State Warriors, Steve Kerr, berbicara dengan emosional tentang pembatasan senjata api pada konferensi pers sebelum pertandingan keempat final wilayah Barat NBA 2021-2022 antara timnya dan Dallas Mavericks.

Pernyataan ini disampaikan oleh Kerr merespons peristiwa penembakan di sebuah sekolah di Texas, Amerika Serikat, Selasa (24/5), yang menewaskan setidaknya 21 orang. Yang mengenaskan, 19 dari korban merupakan anak-anak.

“Kapan kita bakal bertindak,” kata Kerr yang merupakan pendukung usulan undang-undang pembatasan senjata api di Amerika Serikat sebagaimana dipetik dari The Guardian.

baca juga:

“Saya lelah. Saya lelah untuk muncul (ke publik) dan memberikan belasungkawa untuk keluarga yang hancur yang ada di luar sana. Saya lelah terhadap, maaf, maafkan saya, saya lelah dengan momen mengheningkan cipta. Cukup sudah!”

Secara terbuka, Kerr berbicara kepada politisi senior Partai Republik yang menolak pembatasan senjata, Mitch McConnel. Kerr bertanya soal apakah politisi lebih memilih kekuasaan ketimbang nasib anak-anak di Amerika Serikat.

“Saya bertanya pada Anda, Mitch McConnell, saya bertanya pada seluruh senator yang menolak melakukan apapun terhadap kekerasan dan penembakan di sekolah dan supermarket,” kata Kerr.

“Saya bertanya pada Anda, ‘apakah Anda menempatkan hasrat terhadap kekuasaan di hadapan nyawa anak-anak dan orang tua dan para jamaah gereja kita?’ Karena tampaknya memang seperti itu. Itu adalah apa yang kita lakukan setiap pekan.”

Pun demikian, pertandingan final keempat antara Warriors dan Dallas Mavericks di American Airlines Center, Dallas, yang kebetulan berada di Negara Bagian Texas tetap berlangsung. Pertandingan berakhir dengan kemenangan 119-109 untuk Mavericks sekaligus menghentikan upaya Warriors untuk lolos ke final dengan menang 4-0.

“Pertandingan ini tidak akan dibatalkan. Tetapi kami harus menemukan cara yang profesional dan menemukan cara untuk menang dan terus bergerak. Tetapi berita tentang apa yang terjadi, bukan hanya di sini di Texas tetapi di seluruh negeri, menyedihkan,” kata Pelatih Mavericks, Jason Kidd.

Warriors dan Mavericks akan kembali bertanding di laga kelima di Chase Center, San Fransisco, Amerika Serikat, Kamis (26/5). Warriors untuk sementara unggul 3-1 dan butuh satu kemenangan saja untuk bisa lolos ke final utama.[]