Olahraga

Respons Kritik Dovizioso, Dall'Igna Minta Maaf

Gigi Dall'Igna mengatakan bahwa perjalanannya bersama Andrea Dovizioso di Ducati telah berakhir.


Respons Kritik Dovizioso, Dall'Igna Minta Maaf
Bos Ducati Corse, Luigi Dall'Igna, mengajukan banding ke federasi MotoGP atasp rotes yang dilayangkan empat pabrikan lainnya (MOTORSPORT)

AKURAT.CO, Bos Ducati, Gigi Dall’Igna, merespons kritik mantan pembalapnya, Andrea Dovizioso, yang menyebut bahwa keputusan di pabrikan Italia itu diambil sepihak oleh sang bos. Dall’Igna mengatakan kontrak Dovizioso berakhir pada musim lalu dan ia meminta maaf jika sang pembalap merasa keberatan dengan hal tersebut.

“Kami mengevaluasi wawancara Dovizioso (yang mengkritik Dall’Igna): itu adalah hubungan yang sangat lama (antara pembalap dan tim), yang terlama dalam sejarah Ducati, tetapi saya tidak menganggap media adalah tempat yang tepat untuk membicarakan hal itu,” kata Dall’Igna sebagaimana dipetik dari Crash.

“Kami berdua memberikan yang terbaik untuk membawa pulang hasil terbaik. Cerita-cerita berakhir di kalangan para profesional. Saya minta maaf ketika seorang pembalap mengeluarkan kritik seperti itu, saya punya banyak kolaborator untuk berusaha mengambil keputusan. Andrea adalah kolaborator penting, tetapi cerita ditakdirkan untuk selesai.”

Dalam wawancara dengan La Gazetta Dello Sport beberapa waktu lalu, Dovizioso mengatakan bahwa Ducati tidak transparan dengan masa depannya di tim tersebut.

Pembalap asal Italia itu mengatakan bahwa Ducati sudah mengambil keputusan untuk menyelesaikan kerjasama dengannya sampai 2020 pada sebuah rapat panas yang disebutnya membuat Dall’Igna bersitegas dengan pendirian pribadinya.

“Bisa dibilang tidak ada perilaku transparan, tak seperti (Danillo) Petrucci, yang sudah diberitahu bahwa tidak ada ruang baginya (pada 2021),” kata Dovizioso. “Tidak pernah benar-benar ada proposal sesungguhnya (untuk perpanjangan kontrak).”

Dovizioso benar bahwa Ducati sama sekali tak menawarinya kontrak baru. Namun, Crash menyebut kontrak tak kunjung muncul karena dalam pertemuan dengan manajer Dovizioso pada musim semi 2020, runner-up MotoGP dua kali itu meminta gaji yang lebih dari yang bisa ditawarkan Ducati terutama karena pandemi virus corona (COVID-19).

Ducati akhirnya merekrut pembalap asal Australia, Jack Miller, dari Pramac Racing untuk musim 2021. Satu tempat lagi juga diberikan kepada pembalap Pramac, Fransesco Bagnaia.

“Miller berkembang selama beberapa putaran terakhir 2020 dan jika dia masih memiliki penampilan tersebut dia akan berada di antara pesaing untuk merebut gelar,” kata Dall’Igna.

Adapun Dovizioso sendiri belum mendapatkan tim hingga saat ini. Sempat menyatakan pensiun, pembalap berusia 35 tahun tersebut disebut-sebut sebagai kandidat pengganti rider Repsol Honda, Marc Marquez, jika yang bersangkutan belum pulih dari cedera pada batas waktu untuk tampil di musim 2021.[]

Hervin Saputra

https://akurat.co