Rahmah

Respon Al-Qur'an Terhadap Tindakan Terorisme

Begini respon Al-Qur'an atas tindakan bom bunuh diri


Respon Al-Qur'an Terhadap Tindakan Terorisme
Didominasi Timur Tengah, 5 Negara Paling Terdampak Terorisme (ABC News)

AKURAT.CO Minggu (28/03/2021) masyarakat Indonesia digegerkan dengan adanya peristiwa bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar. Peristiwa ini banyak dikecam oleh berbagai tokoh, baik tokoh agama maupun tokoh nasional lainnya.

Al-Qur'an sebagai kitab suci umat Islam juga merespon tindakan terorisme. Secara eksplisit kata 'terorisme' memang tidak ditemukan dalam Al-Qur'an. Ia merupakan kata yang lahir sesuai perkembangan zaman yang muncul dengan peristiwa-peristiwa yang banyak merugikan banyak orang, dengan mengatasnamakan agama. 

Mengutip ayat Al-Qur'an yang di dalamnya didapati terma kata yang masih serumpun dengan 'irhab', padanan kata untuk terorisme, salah satunya adalah QS. Al-Anfal Ayat 60. Allah SWT berfirman yang artinya: "Dan persiapkanlah dengan segala kemampuan untuk menghadapi mereka dengan kekuatan yang kamu miliki dan dari pasukan berkuda yang dapat menggentarkan musuh Allah, musuhmu dan orang-orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; tetapi Allah mengetahuinya. Apa saja yang kamu infakkan di jalan Allah niscaya akan dibalas dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dizhalimi (dirugikan)."

Namun demikian para pelaku teror banyak salah paham atas ayat di atas dengan membenatkan tindakan teror dan radikal untuk melawan siapa pun yang tidak sejalan dengan keyakinan dan pehamananya. Padahal maksud ayat di atas tidak demikian.

Menurut ulama tafsir seperti Al-Sya'rawi, ayat di atas memang sebuah perintah untuk melakukan jihad, tetapi manakala musuh sudah di depan mata dan hendak memerangi umat Islam. Perintah perang pada ayat di atas bukan dalam kondisi ketiadaan peperangan.

Al-Qur'an juga merespon tindakan terorisme dengan mengatasnamakan jihad. Jihad yang pada hakikatnya merupakan ajaran untuk menghidupkan agama Islam, di tangan teroris justru untuk menghabisi nyawa orang Islam. 

Pada QS. Al-Ma'idah ayat 32, Allah berfirman: "Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa barangsiapa membunuh seseorang, bukan karena orang itu membunuh orang lain, atau bukan karena berbuat kerusakan di bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh semua manusia. Barangsiapa memelihara kehidupan seorang manusia, maka seakan-akan dia telah memelihara kehidupan semua manusia. Sesungguhnya Rasul Kami telah datang kepada mereka dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas. Tetapi kemudian banyak di antara mereka setelah itu melampaui batas di bumi."

Ayat di atas secara eksplisit telah memberi pesan penting bahwa tidak boleh seseorang membunuh orang lain dengan tanpa alasan apapun yang dibenarkan oleh syariat Islam. Maka dalam hal ini termasuk tindakan bom bunuh diri yang berpotensi membunuh orang lain, bahkan mereka yang tak berdosa.

Ayat-ayat Al-Qur'an di atas merespon tindakan radikalisme dan terorisme dengan cara mengkritik keras. Al-Qur'an mengecam tindakan kekerasan yang mengakibatkan kerugian banyak pihak. Wallahu A'lam.[]

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu