Olahraga

Resmi, Pacquiao Tantang Duterte di Pilpres Filipina

Manny Pacquiao akan bertarung di Pemilihan Presiden Filipina 2022.


Resmi, Pacquiao Tantang Duterte di Pilpres Filipina
Legenda tinju asal Filipina, Manny Pacquiao, mencalonkan diri sebagai Presiden Filipina. (TWITTER/Manny Pacquiao)

AKURAT.CO, Legenda tinju Filipina, Manny Pacquiao, akhirnya resmi mencalonkan diri untuk pemilihan presiden negara tersebut yang akan digelar tahun depan. Pacquiao membawa program pemberantasan korupsi dan kemiskinan.

Sebagaimana dikabarkan The Guardian, Pacquiao dinominasikan oleh faksinya di partai yang merupakan partai berkuasa saat ini, PDP-Laban. Juara dunia tinju delapan divisi berbeda tersebut maju setelah faksi rival yang berkubu pada incumbent Rodrigo Duterte mengusulkan Christopher “Bong” Go.

“Saya adalah seorang petarung dan saya akan selalu menjadi petarung di dalam dan di luar ring,” kata Pacquiao. “Saya menerima pencalonan Anda sebagai kandidat presiden Republik Filipina.”

Adapun Go adalah sekutu lama Duterte dan sang presiden mencalonkan diri sebagai wakil presiden bersama sekutunya. Pacquiao maju untuk mewakili pandangan yang melihat Go adalah usaha Duterte untuk tetap berkuasa karena konstitusi Filipina tidak mengizinkan seorang presiden menjabat lebih dari satu periode.

Di masa lalu, Pacquiao adalah sekutu Duterte namun eskalasi keduanya memanas karena sang petinju melancarkan kritik terhadap korupsi yang dilakukan oleh Pemerintahan Duterte. Pacquiao juga menyoroti hubungan antara Duterte dan China yang dianggapnya “terlalu nyaman”.

Duterte menantang Pacquiao untuk menyebut nama petugasnya yang melakukan korupsi untuk membuktikan bahwa isu tersebut bukan hanya permainan politik menjelang pemilu.

Pacquiao membalas pernyataan tersebut dengan berjanji memenjarakan pejabat yang melakukan korupsi jika terpilih. “Kalian sudah selesai,” kata Pacquiao.

Rumor bahwa Pacquiao mencalonkan diri sebagai Presiden Filipina sebenarnya bukan isu baru. Bahkan pelatihnya, Freddie Roach, sudah berseloroh dengan mengatakan bahwa Pacquiao bisa menjadi satu-satunya presiden yang menjadi juara dunia.

Di sisi lain, Roach juga mengingatkan anak asuhnya tersebut terhadap aktifitas sosialnya. Ia berharap Pacquiao tidak berlebihan mengeluarkan uang untuk membantu masyarakat di tengah pandemi virus corona (Covid-19) agar tak bangkrut.

Pacquiao sendiri dikabarkan sudah mengeluarkan lebih dari sepuluh juta Peso (sekitar Rp2,84 miliar) untuk membantu keluarga miskin di masa pandemi. Jumlah sebanyak itu bahkan tidak tercatat secara resmi.

Terjun ke politik dengan menjadi anggota parlemen pada 2010, Pacquiao naik ke senat pada 2016. Adapun pertarungan terakhirnya adalah kekalahan atas wakil Kuba, Yordenis Ugas, di Las Vegas, 12 Agustus lalu.[]