News

Resmi Jadi Wakil Ketua KPK Gantikan Lili Pintauli, Segini Harta Kekayaan Johanis Tanak

Resmi Jadi Wakil Ketua KPK Gantikan Lili Pintauli, Segini Harta Kekayaan Johanis Tanak
Direktur Tata Usaha Negara Kejaksaan Agung, Johanis Tanak menyampaikan paparan saat mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan (fit and proper test) Calon Pengganti Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Ruang Rapat Komisi III, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Rabu (28/9/2022). Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Pengganti Komisioner KPK diikuti dua orang yakni Johanis Tanak dan Auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) I Nyoman Wara untuk menggantikan Lili Pintauli Siregar yang (Sopian)

AKURAT.CO, Johanis Tanak telah resmi terpilih sebagai Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggantikan Lili Pintauli Siregar. Kini kursi kepemimpinan di lembaga antirasuag telah lengkap.

Keputusan tersebut diambil setelah Komisi III DPR RI menggelar fit and proper test atau uji kepatutan dan kelayakan kepada Johanis Tanak dan I Nyoman Wara. Johanis terpilih usai dirinya unggul pemungutan suara atas I Nyoman Wara.

Berdasarkan data yang dihimpun redaksi AKURAT.CO lewat laman resmi elhkpn.go.id, Johanis tercatat memiliki kekayaan mencapai Rp 8.911.168.628 atau Rp 8,9 miliar.

baca juga:

Catatan tersebut merupakan laporan yang ia lakukan pada 14 April 2022, untuk periodik 2021 saat masih menjabat sebagai Jaksa Fungsional. 

Johanis tercatat memiliki tiga aset tanah serta satu aset bangunan yang tersebar di wilayah Jakarta Timur dan Karawang yang merupakan hasil sendiri. Pada ketiga aset tanah miliknya tersebut berada di daerah Karawang dan Jakarta Timur. Sedangkan satu aset bangunan yang ia miliki berada di wilayah Jakarta Timur.

Total nilai aset tanah dan bangunan yang ia miliki tersebut mencapai angka Rp 4,5 miliar.

Mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah itu juga tercatat memiliki alat transportasi senilai Rp 239 juta. Kendaraan yang Johanis miliki yakni satu unit mobil Toyota Corolla senilai Rp 40 juta, Mobil Honda CR-V senilai Rp 75 juta, Mobil Willys Universal CJ 7 senilai Rp 120 juta, dan Motor Yamaha Mio senilai Rp 4 juta. Seluruh aset kendaraan miliknya tersebut didapat oleh hasil sendiri.

Johanis juga tercatat memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 55 juta. Kemudian, surat berharga Rp 200 juta, serta kas dan setara kas senilai Rp 3,8 miliar. Dia tidak memiliki utang. Dengan demikian, total keseluruhan harta kekayaan Johanis berjumlah Rp 8,9 miliar.

KPK juga menyambut optimis dengan terpilihnya Johanis sebagai pimpinan lembaga antirasuah yang baru. Kehadiran Johanis diyakini bakal mempertajam komisi antirasuah dalam memberantas korupsi di Indonesia.

"Dengan latar belakang yang sarat pengalaman dari Kejaksaan Agung, akan menjadi penguat pemberantasan korupsi yang diemban KPK," ujar juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (29/9/2022).

Ali menyebut kehadiran Johanis bisa membantu kerja dari lembaga antirasuah dalam memberantas korupsi. Sebab kekosongan kursi kepemimpinan beberapa waktu lalu dinilai sedikit menggangu kinerja KPK. Dengan hadirnya Johanis, diyakini bisa menyeimbangkan adanya pergerakan dari kinerja lembaga antirasuah.

"Tentunya tidak hanya pada aspek penanganan perkara, namun perspektif dan analisisnya juga akan sangat diperlukan sebagai pertimbangan pengambilan kebijakan lembaga, baik pada strategi pencegahan maupun pendidikan antikorupsi," ungkapnya. []