News

Resmi! Anies Baswedan Terapkan WFH 75 Persen di Kantor Zona Merah

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali memperketat peraturan bagi perkantoran di Ibu Kota.


Resmi! Anies Baswedan Terapkan WFH 75 Persen di Kantor Zona Merah
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat mendatangi Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (17/11/2020). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali memperketat peraturan bagi perkantoran di Ibu Kota.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu memangkas jumlah pegawai yang masuk kantor setiap harinya menjadi hanya 25 persen saja. Sebelumnya jumlah pegawai yang masuk kantor setiap hari 50 persen dari kapasitas ruang kantor.

Regulasi itu tertuang dalam Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 795 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro.

Dalam Kepgub, Anies memangkas jumlah karyawan perkantoran, khusus di wilayah zona merah COVID-19.  Peraturan itu berlaku bagi perkantoran swasta dan milik pemerintah.

Sejauh ini, baru ada dua kelurahan yang masuk zona merah, yakni Kelurahan Palmerah Jakarta Barat; dan Kelurahan Rawasari, Jakarta Pusat.

"Zona merah Work From home (WFH) sebesar 75 persen, dan Work From Office 25 persen dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat," kata Anies dalam Kepgub dikutip AKURAT.CO, Kamis (17/6/2021).

Lalu untuk perkantoran di zona oranye dan kuning COVID-19  Anies Baswedan tidak melakukan perubahan, perkantoran di dua kawasan ini tetap diizinkan beroperasi dengan jumlah karyawan 50 persen dari kapasitas kantor.

"Zona kuning dan zona oranye WFH 50 persen dan WFO 50 persen dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat," pintanya.

Sekedar informasi, kasus COVID-19 DKI kembali menanjak setelah libur panjang beberapa pekan lalu. Ledakan kasus kali ini diperparah dengan munculnya corona varian baru yang tingkat penularannya 10 kali lebih cepat dari varian asli. Saat ini kasus harian sudah mencapai 4.000 kasus atau melonjak dua kali lipat dibanding pekan sebelumnya.[]