Ekonomi

Resah Harga Energi Mencuat, Mata Uang Euro Kembali Tersesat!

Euro turun dari level terendah dalam hampir dua dekade terhadap dolar karena kekhawatiran tentang dampak lonjakan harga energi pada ekonomi zona euro


Resah Harga Energi Mencuat, Mata Uang Euro Kembali Tersesat!
Mata Uang Euro ( REUTERS/Leonhard Foeger)

AKURAT.CO, Euro turun dari level terendah dalam hampir dua dekade terhadap dolar karena kekhawatiran tentang dampak lonjakan harga energi pada ekonomi zona euro terus membebani.

Melansir dari Reuters, Rabu (6/7/2022), Pemerintah Norwegia pada Selasa (5/7/2022) melakukan intervensi untuk mengakhiri pemogokan di sektor perminyakan yang telah memangkas produksi minyak dan gas dengan mengakhiri kebuntuan yang dapat memperburuk krisis pasokan energi Eropa.

" Bukan hanya ancaman non-pengiriman yang membebani euro," penasihat valas dan suku bunga di Berenberg Moritz Paysen.

baca juga:

" Biaya energi yang sudah sangat tinggi juga menjadi beban. Biaya energi di Eropa berkali-kali lipat lebih tinggi daripada di AS," tuturnya.

Euro datar di 1,0266 terhadap dolar setelah mencapai level terendah sejak Desember 2002 di 1,0236 pada hari Selasa. Perbedaan antara siklus pengetatan bank sentral di seluruh Atlantik tetap menjadi fokus investor.

" Pertanyaan besarnya adalah apakah penurunan prospek pertumbuhan ini cukup untuk mengurangi siklus pengetatan terutama dari The Fed," ucap analis ING.

Mereka memperhitungkan pasar valas akan mengkonsolidasikan level saat ini pada hari Rabu menjelang risalah Komite Pasar Terbuka Federal dari pertemuan Juni, yang dijadwalkan pada 1800 GMT.

" Pandangan umum bahwa Fed pada akhirnya mungkin memiliki lebih banyak kesempatan daripada banyak bank sentral lainnya untuk melanjutkan normalisasi kebijakan," tutur analis Unicredit.

Indeks dolar yang melacak greenback terhadap enam mata uang lainnya datar di sekitar 106,5. Mata uang tunggal turun 0,1 persen menjadi 0,9933 setelah mencapai level terendah baru 7 tahun di 0,9911.