News

Rencana Daftarkan Pemilu 2024, Prabowo-Cak Imin Bakal Berangkat ke KPU dari Masjid Sunda Kelapa

"Kami ingin pendaftaran bersama kedua partai menjadi peserta Pemilu 2024 ini menjadi titik tolak kerja sama"

Rencana Daftarkan Pemilu 2024, Prabowo-Cak Imin Bakal Berangkat ke KPU dari Masjid Sunda Kelapa
Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto (kiri) bersama Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar (kanan) memberikan keterangan pers usai melakukan pertemuan di Kertanegara, Jakarta, Sabtu (18/6/2022). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar rencana bersama mendaftarkan partainya masing-masing sebagai calon peserta Pemilu 2024 ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), Senin (8/8/2022). 

Mereka akan berkumpul di kawasan Masjid Sunda Kelapa. Kemudian menuju kantor KPU di Jalan Imam Bonjol, Menteng sebelum pukul 15.00 WIB. 

"Kami ingin pendaftaran bersama kedua partai menjadi peserta Pemilu 2024 ini, menjadi titik tolak kerja sama politik yang lebih konstruktif di masa depan," kata Wakil Sekretaris Jenderal DPP PKB Syaiful Huda, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (7/8/2022).

baca juga:

Huda menyebut, pemilihan Masjid Sunda Kelapa sebagai titik awal keberangkatan kader Gerindra dan PKB mempunyai banyak makna. Salah satunya bahwa kerja sama politik Gerindra dan PKB berawal dari niat baik sebagai ikhtiar memberikan kemaslahatan lebih besar bagi rakyat Indonesia.

"Pemilihan masjid sebagai titik tolak keberangkatan ini juga sama semangatnya dengan pemilihan waktu pendaftaran di 10 Muharam yang juga merupakan hari baik dan mempunyai makna besar terhadap titik tolak kemenangan para tokoh besar dunia," ujarnya.

Selain itu, tambah Huda, hal ini juga terinspirasi dari filosofi masjid legendaris tersebut. Masjid Sunda Kelapa berbentuk perahu yang menyimbolkan bahwa pelabuhan Sunda Kelapa dahulunya merupakan tempat terkenal untuk berdagang sekaligus tempat penyebaran islam yang paling pesat pada masanya.

"Titik tolak dari Masjid juga untuk mengingatkan kader Gerindra dan PKB bahwa perjuangan politik merupakan implementasi nilai-nilai luhur agama agar kita manusia selalu berupaya menciptakan peluang-peluang lebih besar bagi kemaslahatan rakyat Indonesia," tuturnya.

Perlu diketahui, adapun pawai akan diikuti sekitar 1.000 kader kedua partai serta diiringi marching band yang akan membawakan lagu-lagu perjuangan.[]