News

Relokasi Pedagang Pasar Boswesen di Sorong Ditunda Usai Ramadan

Pemerintah Kota Sorong menunda relokasi pedagang pasa tradisional Boswesen ke pasar modern yang lebih layak usai Ramadan


Relokasi Pedagang Pasar Boswesen di Sorong Ditunda Usai Ramadan
Presiden Joko Widodo meninjau Proyek Revitalisasi Bangunan Cagar Budaya Pasar Johar di Semarang, Jawa Tengah, Senin (30/12/2019). Pasar tradisional yang dibangun sekitar tahun 1930 oleh arsitek Belanda Herman Thomas Karsten dan mengalami kebakaran pada 2015 silam itu telah direvitalisasi oleh Kementrian PUPR sejak Agustus 2018 dengan anggaran sebesar Rp146,09 miliar, dan ditargetkan siap dioperasikan pada 2020 mendatang. (ANTARA FOTO/Aji Styawan)

AKURAT.CO, Pemerintah kota Sorong, Provinsi Papua Barat, menunda relokasi pedagang Pasar Boswesen ke pasar modern hingga selesai perayaan Idul Fitri.

Wali Kota Sorong Lambert Jitmau di Sorong, Rabu (14/04/2021) mengatakan bahwa sesuai rencana awal relokasi pedagang Pasar Boswesen dijadwalkan pada 19 April 2021.

Namun, kata Wali Kota, karena pertimbangan bulan puasa Ramadan sehingga pemerintah daerah menunda relokasi sampai selesai perayaan hari besar Idul Fitri.

Dia mengatakan bahwa suka tidak suka selesai perayaan Idul Fitri semua pedagang Pasar Boswesen dipindahkan ke pasar modern yang lebih layak.

"Terkecuali pedagang ikan masih diberi toleransi untuk tetap berjuang di Pasar Boswesen hingga pasar ikan selesai dibangun barulah dipindahkan. Pedagang lainnya dipindahkan ke pasar modern," ujarnya.

Menurutnya, pemerintah mengatur yang terbaik bagi masyarakat, bagi pedagang terutama pedagang asli Papua agar berjualan di tempat yang layak dan bermartabat.

Ia berharap agar para pedagang Pasar Boswesen mendengarkan apa yang diatur oleh pemerintah daerah sebab apa yang dilakukan pemerintah untuk kebaikan masyarakat.

"Semua pungutan di pasar modern diatur dalam peraturan daerah sehingga pedagang bebas dari pungutan liar," ujar dia.[]

Sumber: ANTARA

Erizky Bagus

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu