News

Relawan Poros Prabowo-Puan Deklarasi, Ini Alasan Duetkan Keduanya

Relawan Poros Prabowo-Puan Deklarasi, Ini Alasan Duetkan Keduanya
Dok. Calon Presiden Prabowo Subianto melakukan orasi politik di depan pendukungnya saat pendaftaran diri sebagai peserta Pilpres 2019 di Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, Jumat (10/8/2018). Kedatangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno berselang sekitar 3 jam setelah kedatangan lawan politiknya, Joko Widodo dan Ma'aruf Amin (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Kelompok masyarakat yang tergabung dalam Poros Prabowo-Puan mendeklarasikan duet Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Wakil Ketua Umum PDIP Puan Maharani sebagai pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2024 mendatang. Deklarasi itu dilakukan di salah satu Cafe di Matraman, Jakarta Timur, Rabu siang (3/11/2021). 

Dalam siaran persnya, Poros Prabowo-Puan mengatakan, sosok Prabowo Subianto memiliki visi besar untuk menjadikan Indonesia menjadi bangsa yang berdaulat. 

"Sosok Prabowo Subianto menjadikan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang berdaulat, yang mampu berdiri di atas kaki sendiri tanpa harus tergantung pada negara asing," tulis relawan Poros Prabowo-Puan dalam siaran persnya, Rabu (3/11/2021). 

baca juga:

Ada sepuluh orang yang tergabung dalam deklarator Poros Prabowo-Puan. Yakni Andianto, Dhacri Iskandar, A.J Sibagarian, Lendi Oktapriadi, Deni Kibus, Satria Tunggara, Yogio Suparman, Eka Sahputra, Andry Kurniawan, dan Monang Manullang. 

Mereka juga menilai sosok pribadi Prabowo Subianto mampu membangun kemandirian ekonomi masyarakat. Sehingga, bangsa Indonesia tidak perlu ketergantungan dengan import. Hasil pertanian masyarakat Indonesia dapat dinikmati seluas-luasnya oleh masyarakat Indonesia. 

"Para petani bisa menikmati hasil pangannya dengan seluas-luasnya tanpa harus dihantui dengan import produk pangan dari luar negeri yang dapat mematikan hasil pertanian rakyat sendiri," ungkapnya. 

Di sisi lain, Puan Maharani yang juga politisi PDIP dianggap sebagai sosok yang tepat untuk mendampingi Prabowo. Ketua DPR RI itu dinilai mewakili kaum perempuan dengan ham terbang tinggi dalam kiprah politiknya selama ini. 

"Atas dasar tersebut kami terpanggil untuk menghimpun, menyatukan visi, misi dan tekad untuk tampil dan bergerak bersama dan mengambil bagian untuk mendorong agar terwujudnya kedua tokoh bangsa tersebut menjadi pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2024-2029," ujarnya.[]