News

Relawan Jokowi Sebut Musra Bertujuan untuk Cegah Komplikasi Politik

Relawan Jokowi yang berencana menyelenggarakan Musra memastikan tidak untuk membuka jalan bagi Ganjar Pranowo untuk dikukuhkan sebagai calon Presiden.


Relawan Jokowi Sebut Musra Bertujuan untuk Cegah Komplikasi Politik
Dewan Pengarah Musyawarah Rakyat (Musra), Eko Sulistyo (AKURAT.CO/Badri)

AKURAT.CO Relawan Jokowi yang berencana menyelenggarakan Musyawarah Rakyat (Musra) pada akhir Agustus 2022 memastikan bahwa kegiatan Musra itu tidak untuk membuka jalan bagi Ganjar Pranowo untuk dikukuhkan sebagai calon Presiden yang didukung relawan Jokowi. 

Ada 13 kelompok relawan Jokowi yang akan ikut pada kegiatan Musra itu nantinya.

Dewan Pengarah Musyawarah Rakyat, Eko Sulistyo memastikan hal itu saat ditanya soal muara dukungan politik relawan Jokowi dengan menyelenggarakan Musra. 

baca juga:

"Enggak juga. Pasti enggak (untuk buka jalan kukuhkan Ganjar)," katanya usai menjadi panelis dalam sebuah diskusi di Jakarta Selatan, kemarin, Minggu (7/8/2022).

Musra yang direncanakan diselenggarakan di Jawa Barat pada akhir bulan ini, kata dia, bertujuan untuk menciptakan instrumen yang bisa digunakan untuk menyerap aspirasi relawan di daerah-daerah. Sebab, kata dia, para relawan tidak ingin ada komplikasi politik lantaran hanya memunculkan satu nama calon Presiden.

"Artinya begini, teman-teman (relawan) ini juga kan pingin ada semacam instrumen kemudian menyerap di daerah-daerah ini apa sih aspirasinya. Komplikasi politik itu artinya yang dimunculkan itu misalnya hanya satu nama dan sebagainya dan itu itu akan menjadi komplikasi politik," katanya.

Jadi, kata dia, Musra diselenggarakan agar komplikasi politik itu tidak terjadi. Sehingga nama-nama yang muncul sebagai kandidat Presiden pengganti Jokowi, maka nama yang muncul tidak hanya satu. Tetapi, kata dia, bila di antara nama-nama itu terdapat nama Jokowi, maka para relawan akan kompak memilih Jokowi.

"Jadi ginilah statement saya, seandainya nanti yang ditanyakan juga Pak Jokowi ada di situ (muncul namanya) saya yakin semua akan memilih Jokowi, kenapa? Ya karena mereka ini relawan Jokowi," ungkapnya. 

Di sisi lain, dia meyakini Jokowi akan mengikuti ketentuan garis politik partainya, PDIP. Jokowi, kata dia, tidak akan mendahului sikap politik partainya.  

"Artinya Pak Jokowi ini kan kembali sebagai kader PDI perjuangan. Dia tidak akan mendahului sikap dari partai politik yang kemudian ditentukan oleh PDI Perjuangan, sebagai kader PDI Perjuangan," ungkapnya. []