News

Rektor UMI: Era Society 5.0 Jadi Tantangan Untuk Sarjana Baru

Rektor UMI mengingatkan mahasiswa yang telah diwisuda untuk siap menghadapi era society 5.0 setelah kelulusan


Rektor UMI: Era Society 5.0 Jadi Tantangan Untuk Sarjana Baru
Prof Basri Modding, Rektor Universitas Muslim Indonesia (Tribunnews)

AKURAT.CO, Rektor Universitas Muslim Indonesia (UMI) Basri Modding mengingatkan kepada 2.234 wisudawan yang mengikuti wisuda secara virtual dan luring terbatas di Auditorium Al-Jibra UMI Makassar, tentang bagaimana menghadapi tantangan era Society 5.0.

Prof Basri Modding mengatakan memasuki revolusi society atau masyarakat 5.0, tenaga manusia secara signifikan tergantikan dengan mesin-mesin otomatis berbasis kontrol digital. Pada era perubahan saat ini, dibutuhkan sumber daya manusia yang kompetitif, inovatif, dan berkarakter yang mampu bersaing di tingkat global.

"Saat ini yang dibutuhkan SDM yang tidak hanya memiliki keandalan inteligensi, tapi tuntutan untuk menjadi manusia yang berkarakter yang religius, menjunjung tinggi kebenaran," katanya di sela prosesi wisuda bagi 2.234 wisudawan di Makassar, Sabtu (10/04/2021).

Selain itu, para lulusan juga harus mampu memikul tanggung jawab sosial dan cerdas melihat peluang untuk memberikan kemanfaatan bagi diri sendiri dan lingkungannya.

Ia menjelaskan untuk mengeksplorasi peluang-peluang besar di era kompetitif saat ini, para alumni tidak hanya harus memiliki indeks prestasi kumulatif yang tinggi. Namun, juga dituntut untuk mampu memiliki kompetensi sosial, kemampuan berkomunikasi dengan baik hingga mampu berkreasi dan berinovasi dengan bekal keilmuan yang telah mereka miliki.

Alumni UMI, kata dia, telah memiliki keunggulan sebagai sumber daya manusia yang bermartabat, memiliki karakter moral dan kinerja dengan empat kompetensi, yaitu berpikir kritis, kreatif, komunikatif, dan kerja sama.

inovatif mampu berdaya saing dan berkarya dengan karakter Islam, memiliki pengetahuan dan keterampilan yang relevan, termasuk technical and vocational skills, terampil memasuki dunia kerja dan memiliki jiwa enterpreuner

Saat ini kreativitas dan inovasi menjadi kata kunci penting untuk memastikan pembangunan Indonesia yang berkelanjutan.

Kebijakan Merdeka Belajar – Kampus Merdeka yang diluncurkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan merupakan kerangka untuk menyiapkan mahasiswa menjadi sarjana yang tangguh, relevan dengan kebutuhan zaman, lebih siap sebagai pemimpin masa depan bangsa yang unggul dan berkarakter.

Sumber: Antara

Bayu Primanda

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu