News

Rejang Lebong Periksa 3.207 Spesimen Diduga Terpapar COVID-19

Dinkes menyatakan bahwa pihaknya sudah memerikas 3.207 orang yang diduga terpapar COVID-19


Rejang Lebong Periksa 3.207 Spesimen Diduga Terpapar COVID-19
Seorang tenaga kesehatan yang mengenakan alat pelindung diri lengkap memberikan sample tes usap (swab test) milik warga ke dalam mobil tes polymerase chain reaction (PCR) atau Mobile Combat COVID-19 di kawasan Pasar Keputran, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (17/9/2020). (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

AKURAT.CO, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu menyebutkan hingga saat ini telah memeriksa 3.207 sampel corona atau spesimen.

Kepala Dinkes Rejang Lebong, Syamsir dalam keterangannya di Rejang Lebong, Minggu (25/042021) mengatakan jumlah warga setempat terinfeksi COVID-19 terhitung kasus pertama pada Juni 2020 lalu hingga sekarang mencapai 812, di mana dari jumlah itu sebanyak 748 kasus dinyatakan sembuh, 17 kasus meninggal dunia dan 47 kasus masih dalam pengawasan.

"Hingga kini jumlah sampel warga Kabupaten Rejang Lebong yang diperiksa di laboratorium sebanyak 3.207, dengan hasil dinyatakan positif sebanyak 812 sampel dan 2.395 sampel dinyatakan negatif," kata dia.

Dia mengatakan, pemeriksaan sampel tes usap atau swab dilakukan ini guna mengetahui apakah mereka terpapar COVID-19 atau tidak dilakukan di laboratorium Kota Palembang, Sumsel, kemudian di Labkesda Provinsi Bengkulu serta Laboratorium PCR RSUD Curup.

Sejauh ini perkembangan penyebaran COVID-19 di Rejang Lebong, kata dia, masih menunjukkan peningkatan dengan masih banyaknya warga dinyatakan terkonfirmasi positif, sehingga harus diwaspadai agar tidak bertambah banyak.

"Hari ini ada penambahan satu kasus konfirmasi positif yang selesai isolasi yakni kasus 767 dari Kecamatan Curup," ujarnya.

Sementara itu, data jumlah suspek sebanyak 492 kasus dan jumlah suspek di isolasi sebanyak lima kasus.

Untuk menekan kasus penyebaran COVID-19 masyarakat Rejang Lebong diminta selalu menerapkan protokol kesehatan 5M, yakni selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, kemudian rajin mencuci tangan dengan sabun di bawah air mengalir, selalu menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas.[]

Sumber: Antara