Ekonomi

REI Sebut Kebijakan DP Rumah 0% Beri Dilema 3 Sisi

Sekjen DPP Real Estate Indonesia (REI) Amran Nukman mengatakan, banyak pengembang masih dilema terkait kebijakan relaksasi DP 0 persen untuk properti.


REI Sebut Kebijakan DP Rumah 0% Beri Dilema 3 Sisi
Sekretaris Jenderal DPP Real Estate Indonesia (REI) Amran Nukman dalam acara Webinar Akurat.co, bertemakan 'Relaksasi DP 0 Persen Sebagai Senjata Utama Peningkatan Kredit', di Jakarta, Rabu (7/4/2021).

AKURAT.CO Sekretaris Jenderal DPP Real Estate Indonesia (REI) Amran Nukman mengatakan, banyak pengembang masih dilema terkait kebijakan relaksasi DP 0 persen untuk properti.

Amran mengatakan, ada tiga dilema yang dihadapi oleh para pengembang properti yakni dari sisi konsumen, sisi pengembang itu sendiri dan dari perbankan.

Dari sisi konsumen, Amran menilai DP 0 persen malah membuat banyak konsumen berpikir kembali mengambil kredit rumah. Sebab, nominal cicilannya akan menjadi lebih besar.

baca juga:

"Ini mengurungkan niat mereka (untuk beli rumah), sebab tak ada uang muka sama sekali, sehingga membuat cicilan lebih besar," ucapnya dalam acara Webinar Akurat.co, bertemakan 'Relaksasi DP 0 Persen Sebagai Senjata Utama Peningkatan Kredit', di Jakarta, Rabu (7/4/2021).

Dari sisi pengembang, katanya, merasa was-was karena berhadapan dengan spekulan yang mencoba mencicil rumah, namun ternyata hilang kemampuan membayarnya. Sehingga, ini merugikan pihak pengembang karena harus melakukan buyback guarantee.

"Ini menjadi bom waktu bagi developer sebenarnya," ucapnya.

Masih kata Amran, dari sisi perbankan juga tetap akan selektif memberikan DP 0 persen. Sebab, dalam kondisi pandemi, perbankan malah akan berhati-hati memberikan DP 0 persen untuk pekerja sektor tertentu.

Untuk itu, Amran menyampaikan, supaya lebih mendorong kredit di sektor perumahan, sebaiknya pemerintah menggenjot bantuan untuk menanggung uang muka daripada DP 0 persen.

Ia menilai jika pemerintah memberikan DP 0 persen untuk berbagai segmen perumahan, akan lebih efektif dalam rangka mendorong sektor properti.

Wayan Adhi Mahardika

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu