News

Refly Harun: Habib Rizieq Akan Bebas Tanggal 8 Agustus

Hakim Pengadilan Tinggi DKI Jakarta menolak banding yang diajukan Jaksa Penuntut Umum dalam kasus kerumunan di Petamburan dengan terdakwa Habib Rizieq.


Refly Harun: Habib Rizieq Akan Bebas Tanggal 8 Agustus
Pakar Hukum Tata Negara (Istimewa)

AKURAT.CO, Hakim Pengadilan Tinggi DKI Jakarta menolak banding yang diajukan Jaksa Penuntut Umum dalam kasus kerumunan di Petamburan dengan terdakwa Habib Rizieq Shihab (HRS).

Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun menyatakan, putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta menguatkan putusan hakim tingkat pertama, yakni delapan bulan penjara.

"Banding Jaksa Penuntut Umum di kasus Megamendung dan Petamburan ditolak. Karena apa? Karena memang hukuman Habib Rizieq di dua kasus tersebut terbilang tidak terlalu ringan," kata Refly dalam video yang ditayangkan di channel Youtube pribadinya, Rabu (4//8/2021).

Refly mengatakan, dalam kasus kerumunan Petamburan, HRS dituntut dua tahun penjara. Sementara pengikutnya dituntut 1.6 tahun penjara. Ternyata, kata dia, majelis hakim memvonis mereka 8 bulan penjara. 

"Untuk vonis 8 bulan ini, Habib Rizieq akan close, akan bebas tanggal 8 Agustus. Tetapi jangan lupa masih ada kasus (kabar bohong hasil tes usap) RS Ummi. Tapi untuk kasus Petamburan masa penahanan 8 bulan itu akan habis sejak tanggal 12 Desember sampai tanggal 8 Agustus. Jadi, tanggal 8 Agustus bebas," katanya. 

Dia mengatakan, sebenarnya, banding yang diajukan kubu HRS merupakan respons atas banding yang lebih dulu diajukan JPU. Menurut Refly, mekanisme itu merupakan sesuatu yang umum dalam sebuah perkara. 

 "Ini mekanisme yang umum saja agar mereka jangan hanya menjadi defender, pemain bertahan. Karena kalau mereka (kubu HRS) banding, mereka juga mengajukan memori banding. Jadi tidak hanya menjadi pihak yang kontra memori banding tapi menjadi pihak yang menyerang juga. Makanya dalam kasus Petamburan ketika Jaksa menyatakan banding, mereka juga banding," kata mantan Komisaris Utama PT Pelindo I.

Jadi, menurut lawyer yang kini juga youtuber itu, vonis penjara 8 tahun sebagaimana putusan hakim PN Jakarta Timur merupakan hukuman yang masuk akal. 

"Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang menghukum 8 bulan jadi, hukuman 8 bulan itu adalah hukuman yang rasionable," katanya.

Senada dengan Refly, kuasa hukum HRS Azis Yanuar di lokasi terpisah menyambut baik putusan hakim Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.

“Alhamdulillah putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta menguatkan putusan Pengadilan Negeri Jaktim untuk kasus HRS Dkk untuk kasus Petamburan dan Megamendung," ujar Azis Yanuar.[]