Olahraga

Rebut Sabuk WBA dari Petinju Jepang, Golovkin Tantang Canelo?

Kemenangan atas Ryota Murata membuat Gennady Golovkin saat ini tercatat sebagai juara dunia kelas menengah WBA (Super), IBF, dan IBO.

Rebut Sabuk WBA dari Petinju Jepang, Golovkin Tantang Canelo?
Petinju asal Kazakhstan, Gennady Golovkin, ketika merayakan kemenangannya atas petinju asal Jepang, Ryota Murata, di Saitama City, Jepang, Sabtu (9/4). (TWITTER/Gennady Golovkin)

AKURAT.CO, Tiga setengah tahun sejak kehilangan tiga gelar juara dunia kelas menengah menghadapi Saul “Canelo” Alvarez, Gennady Golovkin akhirnya kembali ke jajaran para juara. Ya, petinju kawakan asal Kazakhstan itu mempertahankan gelar IBF dan IBO sekaligus merebut gelar WBA dari tangan petarung asal Jepang, Ryota Murata.

Bertandang ke Saitama Super Arena, Saitama City, Jepang, Sabtu (9/4), Golovkin mengalahkan Murata dalam pertarungan sensasional dengan kemenangan TKO. Petinju berusia 40 tahun tersebut menghentikan perlawanan Murata di ronde kesembilan.

Murata sebenarnya unggul di lima ronde pertama dengan serangannya ke arah tubuh Golovkin. Namun, situasi berubah ketika Golovkin menjatuhkan pengaman mulut Murata di ronde keenam dengan pukulan tangan kanan ke arah rahang.

baca juga:

Sejak itu, kuda-kuda Murata tampak mulai goyah dan Golovkin berada di atas angin. Di ronde ketujuh Golovkin melepaskan sejumlah hook dan di ronde kedelapan jual-beli pukulan terjadi pada 25 detik menjelang bel.

Ronde kesembilan menjadi momen kemenangan bagi Golovkin di mana petinju dengan julukan “GGG” tersebut memaksa Murata ke tali ring. Murata berhasil keluar dari situasi tersebut namun Golovkin tak menghentikan serangannya yang membuat Murata jatuh ke kanvas.

Melihat kondisi petarungnya, pelatih Murata melemparkan handuk ke dalam ring sebagai tanda meminta penghentian pertarungan. Wasit Luis Pabon yang sedang menghitung Murata akhirnya menutup laga untuk kemenangan Golovkin.   

“Murata adalah seorang ksatria sejati yang bertarung sampai akhir,” kata Golovkin usai laga sebagaimana dipetik dari BBC. “Dia adalah seorang juara olimpiade, seorang juara kelas menengah, dan terlepas dari apa yang terjadi di hadapan pendukungnya, kami sangat gembira bisa mengadakan perhelatan ini di Jepang.”

Kemenangan ini sekaligus membuka peluang bagi Golovkin untuk trilogi menghadapi musuh bebuyutannya, Canelo Alvarez. Ya, GGG kehilangan tiga sabuknya pada laga kedua menghadapi Alvarex di Las Vegas, Amerika Serikat, 15 September 2018, setelah laga pembuka berakhir imbang setahun sebelumnya.

Alvarez sendiri saat ini sedang dalam persiapan untuk laga menghadapi juara kelas berat ringan WBA asal Rusia, Dmitry Bivol. Pertarungan akan mengambil tempat di Las Vegas pada 7 Mei mendatang.[]