Ekonomi

Realisasi Belanja Negara Capai Rp750,5 T, Belanja Ini Dananya Paling Pol-polan!

belanja Kementerian/Lembaga (K/L) sebesar Rp253,6 triliun atau 26,8 persen


Realisasi Belanja Negara Capai Rp750,5 T, Belanja Ini Dananya Paling Pol-polan!
Menteri Keuangan Sri Mulyani, pada konferensi pers: APBN KiTa Mei 2022, Senin (23/5/22). (Tangkapan Layar YouTube)

AKURAT.CO, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan belanja negara terealisasikan mencapai Rp750,5 trilun atau setara 27,7 persen terhadap Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Ia menjelaskan untuk belanja Kementerian/Lembaga (K/L) sebesar Rp253,6 triliun atau 26,8 persen. Kemudian belanja Non K/L sebesar Rp254,4 triliun dan transfer ke daerah dan dana desa sebesar Rp242,4 triliun atau 31,5 persen terhadap APBN. Serta pembiayaan investasi sebesar Rp17 triliun hingga 20 Mei 2022.

“Untuk belanja K/L dimanfaatkan terutama belanja pegawai termasuk THR, kegiatan operasional K/L, pengadaan peralatan /mesin, jalan, jaringan, irigasi, serta penyaluran berbagai bansos (Bantuan sosial) ke masyarakat,” ucap Menteri Keuangan Sri Mulyani pada konferensi pers: APBN KiTa Mei 2022, Senin (23/5/22).

baca juga:

Belanja barang untuk penanganan pandemi Covid-19 mengalami penurunan serta menunjukkan kondisi yang membaik. Ani sapaan akrab Menteri keuangan, menyampaikan untuk realisasi belanja barang hingga 30 April 2022mencapai Rp77,0 triliun.

“Utamanya kebutuhan penanganan Covid-19 dan masyarakat yang terdampak. Pengadaan vaksin 2021, klaim perawatan pasien, obat covid mencapai Rp18,1 triliun, kemudian pada vaksin awal 2022 sudah mencukup dan pasien covid yang perlu dirawat terkendali. Serta realisasi BPUM (Bantuan Produktif Usaha Mikro) pada 2021 sebesar Rp10 triliun,” jelas bendahara negara.

Lebih lanjut untuk kinerja barang  per K/L hingga 30 April 2022, Kementerian Keuangan mencapai Rp7,6 triliun, Kementerian Pertahanan sebesar Rp9,7 triliun, Polri Rp8,4 triliun, Kemenag sebesar Rp6,5 triliun dan Kemenkes sebesar Rp9,3 triliun.

“Kemenkeu tumbuh positif, belanja BLU untuk penyaluran selisih harga biodiesel Rp4,2 triliun dan penyaluran beasiswa LPDP Rp0,5 triliun,” lanjutnya.

Sementara realisasi belanja barang untuk PC PEN per 13 Mei 2022, bantuan tunai untuk 1,9 juta PKLWN senilai Rp1,6 triliun. Selanjutnya 167,1 ribu pasien covid yang mendapat biaya perawatan senilai Rp11,6 triliun. Serta ICT penyedian BTS sewa jaringan untuk pemutakhiran DTKS sebesar Rp0,8 triliun.

“Polri tumbuh positif untuk dukungan Saspras Rp2,0 triliun dan kamtibmas atau operasi kepolisian Rp1,9 triliun. Kemenag untuk penyaluran BOS Rp4,4 triliun,” rincinya.[]