Entertainment

Reaksi Nirina Zubir Saat Tahu Vonis Terdakwa Mafia Tanah

Dalam sidang putusan kasus mafia tanah, Nirina Zubir tidak dapat hadir lantaran ada kesibukan

Reaksi Nirina Zubir Saat Tahu Vonis Terdakwa Mafia Tanah
Aktris Nirina Zubir memberikan keterangan pers terkait mafia tanah di Jakarta, Rabu (17/11/2021). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Kasus mafia tanah dengan korban keluarga Nirina Zubir telah berada di babak akhir.

Mantan asisten rumah tangga ibunda Nirina Zubir, Riri Khasmita dan suami, Edrianto divonis pidana penjara masing-masing selama 13 tahun dan denda masing-masing sebesar Rp1 milyar.

Terdakwa Farida dan Ina Rosiana divonis pidana penjara masing-masing selama 2 tahun 8 bulan dan denda masing-masing sebesar Rp 1 milyar. Lalu ada Erwin Riduan, hukuman yang dijatuhkan berupa pidana penjara selama 2 tahun dan denda sebesar Rp 1 milyar. 

baca juga:

Kelimanya dinyatakan telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana secara bersama-sama melakukan pemalsuan surat dan tindak pencucian uang. Dalam sidang putusan ini, Nirina Zubir tidak hadir lantaran sedang syuting di Thailand. 

"Saya udah kirim WhatsApp, kebetulan dia lagi di Thailand, lagi syuting film di sana. Dia belom respons, dia hanya kasih emoticon sedih," ujar Ernest Cokelat, suami Nirina Zubir usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Selasa (16/08).

"Ya habis ini lah kita bahas, Nirina sih belom kasih statement apa-apa," lanjutnya.

Reaksi Nirina Zubir Mengetahui Vonis Terdakwa Mafia Tanah - Foto 1
Suasana Sidang Putusan Mafia Tanah Kakak dan suami Nirina Zubir, Fadhlan Karim (baju abu-abu) dan Ernest Cokelat (di sebelahnya). AKURAT.CO/Maria Gabrielle

Kakak Nirina Zubir, Fadhlan Karim tadinya terpikirkan untuk menghubungi sang adik via panggilan video. Hanya saja, ia tidak mau mengganggu pekerjaan Nirina Zubir.

"Tadi saya kepikiran mau seperti itu. Tapi saya enggak mau juga menggangu kerja dia di sana. Jadi kan dia bercabang (pikirannya) kasihan," timpal Fadhlan Karim.

Nirina Zubir melaporkan Riri Khasmita, Edrianto, dan tiga terdakwa lain yang berprofesi sebagai notaris atas kasus dugaan penipuan dan pemalsuan dokumen di Polda Metro Jaya pada Juni 2021 lalu. Seperti diberitakan sebelumnya, Riri telah mengalihkan kepemilikan surat tanah yang awalnya ibunda Nirina menjadi namanya sendiri. 

Setelah berhasil merubah nama kepemilikan itu, Riri Kasmita kemudian menjual tanah tersebut dan sudah didirikan bangunan oleh pembelinya. Sementara beberapa tanah lagi masih berupa lahan kosong seperti semulanya.

Terdapat enam surat atau sertifikat tanah yang telah dirubah oleh Riri Kasmita kepemilikannya menjadi namanya sendiri. Diketahui Nirina Zubir dan keluarga mengalami kerugian hingga mencapai Rp17Miliar.[]