Ekonomi

Rayakan Ulang Tahun, Bursa Efek Indonesia Luncurkan Tiga Program Baru


Rayakan Ulang Tahun, Bursa Efek Indonesia Luncurkan Tiga Program Baru
Layar pergerakan saham di Bursa Efek Jakarta, Senin (10/6/2019). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin ini menguat setelah libur panjang Hari Raya Idulfitri 1440 Hijriah. IHSG dibuka menguat 68,18 poin atau 1,1 persen ke posisi 6.277,29. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 17,47 poin atau 1,78 persen menjadi 1.000,35.  (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Self-Regulatory Organization (SRO) lainnya melakukan soft launching Sistem Pelaporan Elektronik Terintegrasi yakni IDXNet-SPE, Sistem Penyampaian Dokumen Pencatatan Secara Elektronik (e-Registration), dan Peluncuran Index IDX Value 30 dan IDX Growth 30. 

Soft launching ini dilakukan sembari merayakan HUT ke-42 diaktifkannya kembali Pasar Modal Indonesia. "Di 42 tahun kita berharap peran pasar modal modern di ekonomi digital akan terus meningkat dan akan mendorong program-program konkret pemerintah yang lebih signifikan," kata Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hoesen, di Gedung BEI, Jakarta, Senin (12/8/2019)

Kebutuhan akan tersedianya variasi layanan dan produk pasar modal menjadi salah satu tantangan utama bagi industri Pasar Modal Indonesia. Sebagai upaya untuk menjawab tantangan tersebut, diluncurkanlah ketiga program tersebut.

Perluasan layanan dan produk yang dilakukan selalu diupayakan agar selaras dengan tujuan memberikan perlindungan terhadap para stakeholder. Melalui supervisi dari OJK, BEI bersama dengan SRO lainnya, yaitu Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), selalu berupaya untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan dalam bertransaksi di pasar modal.

Selain melaunching produk, OJK dan SRO meriahkan memeriahkan peringatan diaktifkannya kembali Pasar Modal Indonesia dengan serangkaian acara yang melibatkan para pemegang kepentingan. 

Beberapa rangkaian kegiatan yang akan diselenggarakan di antaranya, Pembukaan Perdagangan dan Konferensi Pers OJK dan SRO, Capital Market Fun Run & Fun Walk, Capital Market Summit & Expo 2019, Public Expose Live (Webinar) 2019, CEO Networking, Turnamen Olah Raga, kompetisi pasar modal berupa Research Report and Essay Competition dan Investoon, kegiatan sosial berupa Donor Darah dan Corporate Social Responsibility (CSR), Ajang Pencarian Bakat, serta kegiatan media berupa Media Gathering dan Kompetisi Penulisan Artikel dan Fotografi Jurnalistik untuk Wartawan Pasar Modal.

Sementara itu, selama 42 tahun terakhir, Pasar Modal Indonesia berhasil mencatatkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah tumbuh mencapai 6.282,132, Rata-rata Nilai Transaksi Harian (RNTH) sebesar Rp9,74 triliun sampai 9 Agustus 2019.

Selain itu, sampai dengan 2 Agustus 2019, Jumlah Perusahaan Tercatat mencapai 32 jumlah Perusahaan Tercatat baru, sehingga total Perusahaan Tercatat mencapai 649. Selain pencatatan efek saham juga terdapat 6 pencatatan efek ETF baru, 2 DIRE, dan 1 Dinfra sehingga total terdapat 41 pencatatan efek baru. 

Terkait pencapaian kinerja, pada tahun 2019, BEI kembali berhasil memperoleh penghargaan sebagai Best Companies to Work For in Asia atau pengelolaan sumber daya manusia Perusahaan dalam tiga tahun berturut-turut (2017, 2018, dan 2019). Pada 27 Juni 2019, BEI resmi bergabung ke dalam Sustainable Stock Exchange Initiative atau pembangunan pasar modal yang berkelanjutan serta sejalan dengan best practice di tingkat global. []