News

Rayakan 1 Miliar Dosis Vaksinasi Covid-19, India Bakal Gelar Program Musik di Seluruh Negeri

Tiga perempat dari 977 juta orang dewasa di India telah disuntik setidaknya 1 dosis vaksin Covid-19.


Rayakan 1 Miliar Dosis Vaksinasi Covid-19, India Bakal Gelar Program Musik di Seluruh Negeri
Meski jumlah infeksi saat ini rendah, para pejabat kementerian India tetap mendesak warga untuk segera divaksin, terutama karena musim festival sedang berlangsung. (Foto: Reuters) ()

AKURAT.CO India merayakan pencapaian pemberian 1 miliar dosis vaksin Covid-19 pada Kamis (21/10).

Dilansir dari Reuters, tiga perempat dari 977 juta orang dewasa di India telah disuntik setidaknya 1 dosis. Namun, pemberian 2 dosis baru mencakup 31 persen. Pemerintah pun ingin semua orang dewasa telah divaksin pada tahun ini.

"India menorehkan sejarah. Kami menyaksikan kemenangan sains, usaha, dan semangat kebersamaan 1,3 miliar warga India," tulis Perdana Menteri Narendra Modi di Twitter.

Pencapaian ini dirayakan Modi dengan berinteraksi dengan tenaga kesehatan dan penjaga keamanan di sebuah rumah sakit pemerintah di New Delhi. Tak hanya itu, Kementerian Kesehatan mengumumkan digelarnya program musik dan lainnya di seluruh negeri. Selain itu, ada juga pertunjukan cahaya istimewa di berbagai monumen nasional, termasuk penjara era kolonial.

Hampir 90 persen vaksin yang diberikan di India berasal dari Institut Serum India (SII) yang memproduksi obat AstraZeneca berlisensi. SII punya kapasitas lebih dari 3 kali lipat sejak April dan kini dapat memproduksi 220 juta dosis vaksin per bulan. Lembaga ini juga perlahan melanjutkan ekspornya sejak April. Ekspor tersebut sempat dihentikan pemerintah demi memenuhi permintaan domestik lantaran infeksi di negara tersebut melonjak drastis.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga sangat bergantung pada India untuk pasokan ke platform berbagi vaksin dunia, COVAX. Tak heran, organisasi ini ikut memberi selamat kepada Negeri Taj Mahal atas pencapaiannya.

"Kemajuan India harus dilihat dalam konteks komitmen dan upaya terpujinya demi memastikan vaksin penyelamat jiwa tersebut dapat diakses secara global," ucap Poonam Khetrapal Singh, direktur regional WHO Asia Tenggara.

Ucapan selamat juga datang dari mitra COVAX, UNICEF. Organisasi ini pun tak sabar mendengar penjabaran detail jadwal yang diharapkan dan volume pasokan yang akan disisihkan untuk fasilitas global tersebut.

Di sisi lain, masih banyak warga India yang mengabaikan dosis kedua mereka pada tanggal jatuh tempo. Padahal, persediaan vaksinnya memadai, menurut kementerian kesehatan pada Selasa (19/10).

Angka suntikan harian pun mencapai rata-rata 5 juta pada bulan ini, seperlima dari puncak pada bulan September. Padahal, stoknya di berbagai negara bagian memecahkan rekor lebih dari 100 juta lantaran produksi vaksin AstraZeneca dalam negeri melonjak.

Meski jumlah infeksi saat ini rendah, para pejabat kementerian tetap mendesak warga untuk segera divaksin, terutama karena musim festival sedang berlangsung. Artinya, banyak acara pertemuan keluarga dan belanja besar-besaran, sehingga risiko gelombang infeksi baru meningkat.[]