News

Ratusan ASN DKI Tak Masuk Kerja, Puluhan Pegawai Mudik

Sebanyak 262 ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak masuk kerja pada hari pertama masuk kantor pasca libur Idul Fitri 1442 H.


Ratusan ASN DKI Tak Masuk Kerja, Puluhan Pegawai Mudik
Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov DKI Jakarta sedang bekerja di Balai Kota, Kamis (21/6). Hari ini merupakan hari pertama kerja setelah libur lebaran sejak Senin (11/6) silam. Menurut Kepala Badan Kepegawaian Daerah Syamsudin, jumlah ASN yang tidak masuk mencapai 1.081 orang dari 67.295, termasuk guru. Penghitungan tersebut didapat dari pengisian absensi yang ditutup pukul 7.30. (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Sebanyak 262 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak masuk kerja pada hari pertama masuk kantor pasca libur Idul Fitri 1442 H. Mereka tidak masuk kerja dengan berbagai dalih.

Kabid Pengendalian Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta Wahyono membenarkan hal itu. Dia memaparkan, dari jumlah tersebut, sebanyak 257 orang tidak masuk karena cuti dan mengajukan izin.

"Yang lima lainnya melakukan perjalanan dinas," kata Wahyono ketika dikonfirmasi, Senin (17/5/2021).

Wahyono merinci, dari jumlah pegawai yang cuti dan izin tidak masuk kerja itu, 42 orang diantaranya pulang ke kampung halamannya masing-masing.

Pada masa larangan mudik yang berlaku 6 hingga 17 Mei 2021 warga yang diperbolehkan pulang kampung adalah mereka yang berkebutuhan mendesak, misalnya sakit, alasan kedukaan, dan persalinan. Mereka harus membawa Surat Izin Keluar Masuk (SIKM).

"Jumlah pegawai yang bepergian ke luar daerah dan atau mudik dengan izin ada 42 orang," ujarnya.

Dari 42 orang yang pulang kampung pada masa peniadan mudik itu kata Wahyono mayoritas beralasan karena orang tua sakit keras. Bahkan ada yang beralasan kedukaan karena anggota keluarga meninggal dunia.

"Mayoritas karena orang tua sakit keras, meninggal, atau sejenisnya,"  tuntasnya.[]

Arief Munandar

https://akurat.co