Olahraga

Rashford Tak Sabar Terapkan Strategi Baru MU Ala Erik Ten Hag

Ia berharap kedatangan Erik Ten Hag membawa angin perubahan bagi Setan Merah


Rashford Tak Sabar Terapkan Strategi Baru MU Ala Erik Ten Hag
Penyerang andalan Manchester United, Marcus Rashford saat melawan Everton. ( TWITTER/Manchester United)

AKURAT.CO Striker Manchester United, Marcus Rashford membeberkan suasana latihan di hari pertama mereka bertemu dengan Manajer anyar klub Setan Merah, Erik Ten Hag.

Rashford menyebut bahwa suasana di Carrington, lokasi latihan penggawa MU memancarkan aura yang positif. Sesi awal latihan diisi dengan beberapa senda gurau antara para pemain dan Manajer.

Meski demikian, masalah dalam hal menerjemahkan arahan Erik Ten Hag kepada para pemain MU. Terlebih Ten Hag memiliki strategi tentunya berbeda dengan yang pernah diajarkan manajer terdahulu, Ralf Rangnick.

baca juga:

"Ya tentu saja (masih butuh penyesuaian). Tapi jangan salah paham dulu, ini memang sulit, tapi kami semua menikmati sesi latihan dan kami mencampurnya juga (dengan suasana ceria)," kata Rashford dilansir dari situs resmi klub, Senin (4/7).

Di hari pertama latihan MU, Erik Ten Hag memperkenalkan filosofi permainannya. Kata Rashford, pelatih berkepala plontos itu menitikberatkan strategi baru untuk Setan Merah di musim depan.

"Kami tidak hanya melakukan sepak bola dan berlari, kami melakukan sedikit dari keduanya sehingga menyenangkan dan itu pertanda baik untuk melihat ke depan," kata Rashford.

"Dia sangat detail di atas lapangan dan bahkan dalam aturan setiap pertandingan. Seperti yang saya katakan, semuanya segar dan sesuatu segar itu baik untuk pikiran dan tubuh," sambung Rashford.

Dengan semua arahan Erik Ten Hag, Rashford tak sabar untuk segera mengimplementasikan taktik tersebut di pertandingan sesungguhnya nanti. Dari situ akan banyak evaluasi yang dibutuhkan tim untuk menyempurnakan hasil.

"Jadi kami semua menantikan untuk bekerja dengannya dan semoga kami terus meningkat," kata Rashford.

"Itu adalah hal utama yang ingin kami lakukan.” tutupnya.

Diwartakan Manchester Evening News, pelatih berusia 52 tahun itu dapat membimbing anak asuhnya dengan baik. Tak ada satu pun pengganggu yang berniat merusak latihan perdananya bersama skuad The Red Devils.

Hal itu tentunya berbanding terbalik dengan apa yang dirasakan Ten Hag kala melatih Ajax untuk pertama kalinya. Pria berkebangsaan Belanda itu dilaporkan mendapat sejumlah gangguan tatkala memimpin skuad Ajax pada medio 2017.

Ten Hag diketahui mendapat gangguan dari beberapa kelompok pendukung garis keras Ajax. Pria berkepala plontos itu diganggu lantaran kelompok suporter tersebut tak suka dengan sikap Ten Hag.