Lifestyle

Rambut Rontok Setiap Hari, Normalkah?

Sering dikepang bikin rambut rontok!


Rambut Rontok Setiap Hari, Normalkah?
Penyebab rambut rontok (FREEPIK/ diana.grytsku)

AKURAT.CO, Kerontokan rambut dalam jumlah tertentu setiap hari adalah hal yang normal. Orang dewasa rata-rata memiliki 100-150 ribu helai rambut, dan biasanya akan rontok sekitar 50-100 helai setiap harinya.

Kamu tidak perlu khawatir karena ini masih tergolong normal. Kerontokan rambut adalah bagian dari keseimbangan alami. 

Berikut ini adalah siklus pertumbuhan rambut manusia: 

Anagen

Anagen dikenal juga sebagai fase tumbuh. Ini adalah fase yang terjadi pada sekitar 90 persen rambut manusia.

Fase ini bisa berlangsung dari dua tahun hingga delapan tahun. Bagi kebanyakan orang, rambut tumbuh sekitar enam inci per tahun.

Rambut tubuh yang lebih pendek seperti bulu mata memiliki fase anagen yang lebih pendek yang berlangsung selama kurang lebih satu bulan. 

Catagen

Catagen adalah fase transisi yang berlangsung selama sekitar dua minggu. Pada fase ini 10 persen helai rambut mengalami penyusutan.

Telogen

Ini adalah fase istirahat untuk rambut, dan berlangsung selama sekitar 3 bulan. Rambut akan rontok pada akhir siklus ini.

Pada saat keseimbangan terganggu, maka rambut rontok akan lebih banyak daripada yang tumbuh.

Jika rambut rontok dalam jumlah yang lebih banyak dari biasanya, itu sudah dianggap tidak normal, atau dalam istilah medis dikenal sebagai alopecia.

Tidak mungkin untuk menghitung jumlah rambut rontok setiap harinya.

Namun, kamu mungkin akan menyadari telah kehilangan rambut lebih banyak daripada biasanya jika melihat banyak rambut di saluran pembuangan setelah keramas, banyak rambut di lantai, gumpalan rambut di sisir, dan penipisan rambut atau kebotakan.

Menurut Healthline, kerontokan rambut secara terus-menerus dapat disebabkan berbagai faktor.

"Karena ada begitu banyak penyebab rambut rontok yang berbeda, perubahan hormonal, diet, pengobatan, penyakit, stres, genetika, dan banyak lagi, hal ini sangat umum terjadi pada wanita," kata Gretchen Friese, ahli trikologi bersertifikat.

Ya berikut penyebab umum kerontokan rambut yang telah dirangkum Akurat.co dari berbagai sumber, Jumat (17/9/2021):

Keturunan dan usia

Penyebab paling umum adalah kondisi keturunan yang terjadi seiring bertambahnya usia. Kondisi ini disebut alopecia androgen.

Biasanya ini terjadi secara bertahap dan dalam pola yang dapat diprediksi, seperti bintik-bintik botak pada pria dan penipisan rambut di sepanjang ubun-ubun kulit kepala pada wanita.

Perubahan hormon

Berbagai kondisi dapat menyebabkan kerontokan rambut permanen atau sementara, termasuk perubahan hormonal akibat kehamilan, persalinan, dan menopause.

Beberapa wanita mungkin mengalami kerontokan rambut yang berlebihan setelah melahirkan. Hal ini disebabkan oleh penurunan kadar estrogen.

Jenis kerontokan rambut ini adalah kondisi sementara dan biasanya sembuh dalam waktu satu tahun atau lebih cepat.

Masalah medis tertentu

Alopecia areata adalah kondisi autoimun yang menyebabkan rambut rontok secara tiba-tiba. Sistem kekebalan menyerang folikel rambut, bersama dengan bagian tubuh yang sehat lainnya. Rambut dari kulit kepala, serta alis dan bulu mata, mungkin rontok dalam potongan kecil.

Infeksi kulit kepala seperti kurap, dan gangguan mencabut rambut (trikotilomania) pun bisa menyebabkan kerontokan. 

Selain itu, penyakit yang menyebabkan jaringan parut, seperti lichen planus dan beberapa jenis lupus, dapat menyebabkan kerontokan rambut yang bersifat permanen.

Efek samping pengobatan

Rambut rontok bisa menjadi efek samping dari terapi atau obat-obatan tertentu, seperti yang digunakan untuk kanker, arthritis, depresi, masalah jantung, asam urat dan tekanan darah tinggi.

Syok fisik dan emosional

Banyak orang mengalami penipisan rambut beberapa bulan setelah syok secara fisik atau emosional.

Syok secara emosional, misalnya, adanya kematian dalam keluarga, dipecat dari pekerjaan, dan beberapa situasi lainnya. Sementara syok secara fisik dapat berupa penurunan berat badan yang ekstrem, demam tinggi dan masih banyak lagi.

Jenis kerontokan rambut ini biasanya bersifat sementara. Disisi lain, stres dan tekanan yang berlangsung lama juga bisa menyebabkan kerontokan. 

Kekurangan gizi

Kekurangan nutrisi dapat menyebabkan rambut rontok. Diet ekstrem yang terlalu rendah protein dan vitamin tertentu, seperti zat besi, terkadang dapat menyebabkan kerontokan rambut yang berlebihan.

Gaya dan perawatan rambut tertentu

Penataan rambut yang berlebihan, seperti kuncir, kepang cornrows ekstensi dapat menyebabkan jenis kerontokan rambut yang disebut traction alopecia.

Oleh sebab itu, hindari penataan rambut yang terlalu ketat untuk mencegah kerusakan lebih lanjut. Beberapa jenis perawatan juga dapat menyebabkan rambut rontok.

Jika jaringan parut muncul, rambut rontok bisa menjadi permanen.Adapun setiap kerontokan rambut diatasi sesuai penyebabnya.[]