Lifestyle

Rambut Rontok Setelah Sembuh Covid-19, Ini Penjelasan Ahli

Peradangan dapat mengganggu pertumbuhan folikel rambut di kulit kepala sehingga terjadi kerontokan. Inilah sebab rambut rontok pasca sembuh Covid-19.


Rambut Rontok Setelah Sembuh Covid-19, Ini Penjelasan Ahli
Ilustrasi - Rambut rontk setelah sembuh Covid-19 (FREEPIK/dragana-gordic)

AKURAT.CO, Sembuh dari infeksi virus Corona menimbulkan sejumlah ketegangan pada tubuh. Salah satunya adalah rambut rontok. Tubuh mengalami serangan dan ada perubahan kimia dalam sistem saat mencoba melawan virus. Inilah yang dapat menyebabkan kerontokan rambut beberapa minggu setelah pemulihan dari Covid-19.

Dokter Reinita Arlin Puspita menjelaskan bahwa infeksi Covid-19 memang bisa menyebabkan kondisi ini. Namun, perlu diperhatikan bahwa kondisi rambut rontok bukan hanya disebabkan oleh Covid-19.

"Ada beberapa kasus yang menyatakan bahwa pasca Covid-19, yang biasa disebut long Covid-19, seseorang mengalami hair loss atau kerontokan rambut," kata dr Reinita dikutip AKURAT.CO pada Senin, (11/10/2021).  

baca juga:

Pada saat virus menyerang, tubuh mengalami peradangan (inflamasi) yang biasanya ditandai dengan gejala demam. Kondisi ini dapat menyebabkan efek samping dalam jangka panjang.

Peradangan ini dapat mengganggu pertumbuhan folikel rambut di kulit kepala sehingga terjadi kerontokan. Kondisi kerontokan rambut akibat inflamasi efek infeksi demam umumnya akan membaik setelah dua hingga tiga bulan.

"Kalau kita terserang infeksi apapun, bukan hanya Covid-19, kita akan mengalami demam. Nah, demam itu yang kemudian merangsang terjadinya kerontokan rambut," jelasnya.  

"Adanya fever atau demam yang menyebabkan rambut rontok. Makanya, jangan heran kalau lagi demam, kita bisa lihat banyak rambut rontok di atas kasur tempat kita beristirahat," jelas dr Reinita. 

Lebih lanjut, dr Reinita mengingatkan untuk tidak salah kaprah tentang rambut rontok. Pasalnya, rambut manusia memang akan rontok kira-kira ada 50 hingga 100 helai. Itu adalah kondisi normal dan wajar. Namun, pada saat rambut rontok berlebihan, mudah rontok saat ditarik, dan menggumpal maka kamu butuh bantuan medis. 

Di sisi lain, dr Reinita menyarankan agar kembali  memulihkan diri selama proses pasca Covid-19. Bukan hanya fisik saja, tapi juga mental. Proses pemulihan infeksi akan berjalan lambat jika terus-menerus stres. Oleh sebab itu, lakukan hal-hal yang bisa mengurangi tingkat stres. 

"Jangan kemudian lihat banyak rambut rontok, Anda makin stres. Ini yang akan malah memperlambat proses pemulihan infeksi.Stres terbukti juga soalnya menyebabkan rambut rontok. Jadi, agar tidak semakin larut mengalami rambut rontok, kelola stres dengan baik pasca Covid-19," tukasnya.[]