News

Ramalan Joko Joyoboyo Versi Arief Poyuono Tidak Jadi Tolak Ukur Bagi Partai Golkar

Dave Laksono menanggapi ramalan Jayabaya versi mantan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono.


Ramalan Joko Joyoboyo Versi Arief Poyuono Tidak Jadi Tolak Ukur Bagi Partai Golkar
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (kedua kanan) bersama Wakil Presiden ke-10 dan 12 Jusuf Kalla hadir dalam acara HUT Partai Golkar di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Sabtu (23/10/2021). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Ketua Umum Kosgoro 1957 Dave Akbarshah Fikarno Laksono (Dave Laksono) menanggapi ramalan Jayabaya versi mantan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono.

Arief sebelumnya menggunakan ramalan Jayabaya sebagai patokan dalam membaca siapa sosok pengganti Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Dalam ramalan Jayabaya atau biasa disebut Jongko Joyoboyo disebutkan bahwa pemimpin Indonesia adalah mereka yang mempunyai nama dengan akhiran Notonegoro. Dia menyebut bila merujuk ramalan tadi maka ada tiga nama yang potensial terpilih.

baca juga:

"Hanya tiga tokoh yang masuk Jongko Joyoboyo, Notonogoro sebagai penerus Jokowi. Yaitu Airlangga Hartarto, Ganjar Pranowo, dan Gatot Nurmantyo," kata Arief, Senin (25/10/2021).

Menyikapi itu, Dave menyatakan Partai Golkar tidak menjadikan ramalan sebagai tolak ukur untuk memenangkan Ketua Umum Airlangga Hartarto dalam kontestasi Pilpres 2024. Dia menyebut Partai Golkar akan memberikan pelayanan terbaik agar mendapat hati masyarakat.

Namun, dia mengapresiasi adanya ramalan Airlangga menang Pilpres 2024.

"Kita apresiasi (ramalan Jayabaya tersebut) tentunya, hanya saja kita akan fokus kepada pelayanan kepada masyarakat yang berdampak langsung dengan kesejahteraan rakyat," kata Dave kepada AKURAT.CO, Selasa (26/10/2021).

Masih kata Dave, Airlangga kini tengah fokus bekerja yang membawa manfaat bagi masyarakat.

"Saya lebih melihat akan kinerja Pak Airlangga yang sangat luar biasa mendorong berbagai macam kebijakan ekonomi yang berdampak langsung kepada kemajuan bangsa. Banyak masyarakat yang tertolong langsung akan program-program yang beliau jalankan," terang Dave. 

Dave optimis memenangkan Airlangga di Pilpres 2024 berdasarkan prestasi. Salah satu keberhasilan Airlangga adalah menyelesaikan Omnibuslaw.

"Dengan berhasil menyelesaikan RUU Omnibuslaw, beliau telah mempermudah berbagai macam permasalahan di bidang investasi yang membuat iklim ekonomi membaik sehingga mencetak lapangan perkerjaan lebih banyak," ujar anggota Komisi I DPR RI itu.[]