image
Login / Sign Up

Kisah Ustaz Jazir, Sosok Penggerak Masjid Jogokariyan Yogyakarta yang Mencintai Masjid Sejak Kecil

Anugrah Harist Rachmadi

Image

Muhammad Jazir | AKURAT.CO/Anugrah Harist Rachmadi

AKURAT.CO, Bakda Asar, matahari masih hangat ketika pengurus Masjid Jogokariyan Yogyakarta sibuk menyiapkan sajian untuk buka puasa. Ribuan piring dengan sajian makanan menggiurkan disiapkan demi memanjakan lidah warga sekitar dan juga pengunjung yang telah memadati masjid sedari siang.

Aroma lauk yang masih hangat menusuk hidung ketika wartawan AKURAT.CO membelah kerumunan pengurus masjid yang sibuk mondar-mandir meletakkan piring berwarna putih pucat berisi menu berbuka itu di atas meja-meja kayu. Tak mengenal usia, baik tua maupun remaja, khusyuk bergotong-royong agar pekerjaan tersebut lebih ringan dan cepat selesai.

AKURAT.CO/Egi Andrea Pratama

Waktu berbuka tiba. Wajah-wajah sumringah terpancar dari orang-orang yang akan segera membatalkan puasanya. Ingar-bingar kemeriahan berbuka puasa dihentikan oleh suara azan Magrib yang selesai dikumandangkan. Orang-orang berhenti sejenak dari piringnya dan segera mengambil wudu untuk sembahyang.

baca juga:

Seorang laki-laki menyambut dan mengajak kami memasuki kantor masjid, sebuah ruangan kecil yang terletak di sudut masjid. Ialah Ustaz Jazir, Ketua Dewan Syuro Takmir Masjid Jogokariyan, orang yang telah berpuluh-puluh tahun mengurus masjid ini.

'Berkarier' di Masjid Sejak Kecil

Jazir banyak bercerita mengenai masa kecilnya yang sudah aktif menjadi pengurus masjid, tepatnya sejak ia duduk di bangku kelas lima sekolah dasar. Hal ini tak aneh mengingat ayahnya merupakan imam pertama di Masjid Jogokariyan, yaitu pada 20 Agustus 1967 silam. Selain itu, Jazir kecil juga tumbuh dalam keluarga yang menanamkan nilai-nilai Islam.

"Disuruh oleh yang punya masjid (Allah Swt) mosok saya nggak mau," jawab pria kelahiran 28 Oktober 1962 ketika ditanya mengapa ia mau menjadi pengurus masjid sedari kecil.

Dengan senyum tipis di wajahnya, Jazir bercerita mengenai masa lalu Masjid Jogokariyan. Dikisahkan pada tahun 1967 hingga sekitar tahun 1975, mayoritas jemaah Masjid Jogokariyan adalah anak-anak. Hal ini rupanya beralasan. Banyak orang tua dari anak-anak tersebut yang harus dipenjara lantaran terlibat PKI.

AKURAT.CO/Anugrah Harist Rachmadi

Pemilik nama lengkap Muhammad Jazir ini mengajak kami kilas balik pada tahun 1972. Tepatnya ketika usianya masih sepuluh tahun. Saat itu, ia sudah diamanahi menjadi ketua pengajian anak-anak.

Bertahun-tahun semangat memimpin kelompok anak-anak, Jazir kecil semakin disenangi oleh kawan-kawan sebayanya. Tak heran jika pada tahun 1976, ketika Jazir duduk di bangku sekolah menengah atas, ia memberanikan diri untuk menjadi ketua remaja masjid.

"Karier saya di Masjid Jogokariyan sudah sejak kecil," ujarnya diiringi tawa kecil.

Tahun 1999, Jazir dipilih oleh warga sekitar, khususnya yang aktif di masjid, untuk menjadi Ketua Takmir Masjid Jogokariyan. Sebelumnya, pria 57 tahun ini telah terlebih dahulu menjadi wakil ketua takmir masjid sejak tahun 1985 hingga 1999.

Tak langsung mengiyakan, alumni Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia ini menawarkan pengadaan voting. Bersama empat kandidiat lainnya, Jazir 'berkompetisi' untuk memperebutkan gelar tersebut. Sebanyak 99 persen suara dimenangkan oleh Jazir.

Rajin Berinovasi demi Kemajuan Masjid

Sejak saat itu, mantan dosen Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan UII Yogyakarta ini melakukan beberapa perombakan terhadap sistem Masjid Jogokariyan. Misalnya, ia membuka akses 24 jam agar semua orang dapat masuk masjid. Ia juga mengusulkan agar pihak masjid mengganti kerugian jika jemaah kehilangan barang.

Tahun 2000, Jazir prihatin melihat Masjid Jogokariyan yang sepi peminat. Ia akhirnya mulai menerapkan metode jemput bola, yakni mendatangi tiap-tiap rumah warga. Ia memberikan undangan untuk mengunjungi masjid yang didesain semenarik mungkin untuk masyarakat sekitar yang belum dan mau belajar salat.

"Masjid-masjid kita itu tidak melakukan azan tapi hanya meneriakkan azan. Azan itu artinya mengajak, datangi sampai dia mau ke masjid, karena itu tanggung jawab kita," imbuhnya.

Tak heran, selama masa kepengurusannya, Masjid Jogokariyan tak pernah sepi.

AKURAT.CO/Anugrah Harist Rachmadi

Kepeduliannya terhadap warga sekitar juga membuat Jazir menerapkan konsep baru, yakni memberikan sembako kepada masyarakat yang kurang mampu setiap hari. Selain itu, bersama pengurus masjid lain, Jazir melakukan renovasi bagi rumah-rumah warga yang kurang layak huni. Kegiatan ini diadakan sejak tahun 2016 lalu.

Pengurus Masjid Jogokariyan juga menyisihkan uang untuk diberikan sebagai modal usaha dan beasiswa untuk mahasiswa sekitar atau luar yang aktif dalam kegiatan Masjid Jogokariyan.

Keaktifannya mengurus masjid juga diwariskan kepada keempat anaknya. Ia selalu menekankan kepada anak-anaknya untuk mandiri dan berbagi kepada sesama.

"Hidup untuk berbagi, hidup untuk menjadi solusi, jangan pernah menjadi beban." Kalimat ini menjadi prinsip hidup bagi Jazir dan keluarganya.

AKURAT.CO/Anugrah Harist Rachmadi

Sudah lebih dari 47 tahun Jazir menjadi pengurus Masjid Jogokariyan. Tentu suka dan duka telah banyak ia lalui. Namun, pria yang telah berusia lebih dari setengah abad ini tak pernah mengeluh. Baginya hidup tak melulu berisi kesenangan semata. Hidup juga perkara menghadapi masalah dan kendala.

"Namun, tidak ada kendala yang diberikan melewati batas setiap umat manusia. Allah telah memberikan kita kemampuan untuk melewati kendala-kendala tersebut," pungkasnya. []

Editor: Dian Dwi Anisa

berita terkait

Image

News

Kedatangannya ke UMY Disambut Demo, Ganjar Tetap Buka Dialog dengan Mahasiswa

Image

News

Ketika Ganjar Pranowo Diganjar Rapor Merah oleh Mahasiswa Usai jadi Pembicara di UMY

Image

Olahraga

Tim Nasional Indonesia U-16

Pemain Timnas U-16 Mulai Gelar Pemusatan Latihan di Yogyakarta

Image

News

Kisah Barista Difabel Eko Sugeng, Sempat Terpuruk hingga Jago Seduh Kopi

Image

News

Energen Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat dengan Kebiasaan Sarapan Setiap Hari

Image

News

Peringati 31 Tahun Sultan HB X Bertakhta, Simposium Internasional dan Pameran Busana-Peradaban Keraton Yogyakarta Dihelat

Image

News

Lima WNI Peserta Observasi Corona di Natuna Tiba di Bandara Adisutjipto

Image

News

'+62 Experience Valentine Concert' Guncang Lebih dari 4.000 Penonton di Sleman City Hall

Image

News

Pengemudi Mobil di Bantul Tewas Tertimpa Pohon Tumbang

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ramadan

Gerak Cepat, 5 Zodiak Paling Lahap saat Halal Bihalal Kantor

Ada zodiakmu nggak nih?

Image
Ramadan

5 Hal yang Dijamin Bikin Kamu Kangen Berat setelah Ramadan Usai

Yang nomor 5 pasti paling bikin rindu

Image
Ramadan

5 Menu Kuliner Khas Daerah Saat Rayakan Idulfitri

Tertarik mencoba?

Image
Ramadan

Warga Yaman Sambut Idulfitri di Tengah Kemiskinan dan Perang

Image
Ramadan

5 Momen Seru yang Cuma Bisa Kamu Temukan saat Hari Raya Idulfitri

Hanya pada saat Idulfitri, semua varian menu masakan terlezat dihidangkan di atas meja makan.

Image
Ramadan
Lebaran 2019

Berbagi Berkah Ramadan, Satgas Yonif 755 Bagikan Sembako kepada Warga Asmat

"Pembagian sembako gratis ini merupakan wujud kepedulian kita (Satgas) kepada masyarakat di Kabupaten Asmat"

Image
Ramadan
Lebaran 2019

Kumandang Takbir Menggema Seantero Biak Numfor

Hingga jam 20.00 WIT, keamanan di kota Biak sekitarnya kondusif.

Image
Ramadan
Lebaran 2019

Pedagang Mamin di Terminal Kp. Rambutan Kehilangan Omset Jutaan Rupiah

"Tahun lalu bus terlambat jadi banyak yang menginap, kalau sekarang bus lancar jadi jarang ada yang beli"

Image
Ramadan

Tak Perlu Beli, 4 Tips Agar Pakaian Lamamu Tampak Baru

Dijamin kamu tetap tampil 'baru'

Image
Ramadan
Mudik 2019

H-2 Lebaran, Jumlah Penumpang di Lebak Bulus Terus Menurun

"Karena banyak yang ikut mudik gratis dan ada yang menggunakan mobil pribadi ya"

terpopuler

  1. Nama-nama Berhala yang Mengitari Ka'bah Sebelum Islam Datang

  2. Mendadak Banget, Ini 5 Fakta Meninggalnya Ashraf Sinclair

  3. #RingkusAlfianTanjung Trending Topik, Muannas: Ternyata Berkali-kali Terjerat Proses Hukum Tidak Membuat Jera

  4. Beradu Gaya hingga Lari-larian di Pantai Bareng, Ini 10 Momen Kenangan Ashraf Sinclair dan Noah

  5. Klarifikasi Berita ASN Diusulkan Dapat Dana Pensiun Rp1 Milyar, Tjahjo: Salah Kutip!

  6. Fahri Hamzah: Enggak Ada Gunanya Juga Pak Ma'ruf Tinggi Surveinya, Buat Apa?

  7. Politisi Demokrat: Sekian Banyak Survei Indo Barometer, Satu-satunya yang Gue Percaya Cuma Survei terkait Anies

  8. Kewarganegaraannya Dicabut, Mantan Anggota ISIS Shamima Begum: Rasanya Dunia Runtuh

  9. Standar 'Kecantikan' Berubah, Miss Germany 2020 Dimenangkan Seorang Ibu 35 Tahun

  10. BCL Pesan Liang Lahat Semi Private Rp260 Juta Tuk Makam Ashraf Sinclair

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Girindra Sandino

Tujuh Analisa dan Persoalan Urgen Pilkada 2020

Image
Abdul Aziz SR

Menanti Kebangkitan PPP

Image
Achmad Fachrudin

Paska Penolakan Pemulangan Mantan ISIS

Image
Hasan Aoni

PETIR

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Bintangi Get Married Series, Prilly Latuconsina Ragu Tak Bisa Seperti Nirina Zubir

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakerpus Perpusnas: Penguatan Indeks Literasi untuk SDM Indonesia Unggul

Image
Video

VIDEO Jejak Sepotong Roti Jakarta

Sosok

Image
News

Pakai Hoodie hingga Sneakers, 8 Gaya Santai Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar saat Dinas

Image
News

Ceritakan Kisah Perjalanan Psikologi di Mako Brimob, 5 Fakta Menarik Buku 'Panggil Saya BTP'

Image
News

20 Tahun Berkarier hingga Jadi Direktur Freeport, 5 Fakta Penting Claus Wamafma