image
Login / Sign Up

Puasa: Kunci Terkabulnya Doa

Kultum Ramadan

Image

Tausiah Milenial dan seputar Ramadan | AKURAT.CO/Chandra Nawa

AKURAT.CO, “Dan jika hamba-hambaKu bertanya kepadaMu tentang AKU, sampaikan bahwa AKU sangat dekat. Saya menerima doa siapa yang meminta jika meminta kepadaKu. Maka hendaklah mereka memenuhi ajakanKu dan mengimaniKu. Semoga mereka mendapat petunjuk” (Al-Quran).

Ada satu hal yang menarik ketika Al-Quran menyampaikan tentang Puasa. Ayat-ayat tentang Puasa ada di Surah Al-Baqarah antara 183-187. Tapi menariknya ada satu ayat yang ditempatkan di antara ayat-ayat itu, selintas nampak tidak ada relevansinya dengan Puasa itu sendiri. Ayat itu yang saya kutip di awal tulisan ini.

Pada ayat itu ada dua poin penting yang di sampaikan oleh Allah SWT kepada hamba-hambaNya. Pertama, “dan jika hamba-hamba Aku bertanya kepadamu tentang AKU, sampaikan kalau AKU dekat”.

baca juga:

Sebuah penekanan kepada Rasul SAW untuk meyakinkan umatnya bahwa Allah itu benar-benar dekat kepada mereka. Tentu penekanan ini sekaligus menandakan perhatian Allah kepada hamba-hambaNya. Perhatian yang menggambarkan kasih sayang (rahmah) Allah SWT.

Pertanyaannya kenapa kedekatan ini secara khusus diungkapkan di tengah-tengah ayat yang membicarakan Puasa? Jawabannya karena memang di sinilah relevansi antara Puasa dan kedekatan (Al-Qur'an) dengan Allah SWT. Bahwa Puasa memang adalah ibadah yang menjadi instrumen terefektif dalam mendekatkan diri kepada sang Khaliq.

Selain memang Puasa adalah ibadah yang paling “personal” antara seorang hamba dan Khaliqnya, Puasa juga bermakna menekan atau mengesampingkan hawa nafsu duniawi. Dan pengekangan terhadap hawa nafsu inilah yang menjadi kunci taqarrub (kedekatan) dengan Allah.

Hal itu demikian karena Al-Quran sendiri mengingatkan bahwa kendala terbesar dalam membangun relasi dengan Rabb, dan dalam mengingatNya (dzikr) adalah “berlebihan dalam mencintai dunia”. Berlebihan yang dikenal dalam bahasa Al-Quran sebagai “iitsaar al-hayat ad-dunya”. Surah Al-A’la menegaskan: “beruntungkah dia yang mensucikan diri. Dan mengingat Asmq Tuhannya dan sholat. Tapi kamu berlebihan dalam hidup dunia. Sedangkan akhirat itu lebih baik bagi kamu” (Al-Quran).

Kegagalan manusia dalam mengingat Allah dan menegakkan sholat (dalam arti menjaga hubungan) denganNya adalah karena hatinya telah tertutupi oleh kecintaan dunia. Cinta dunia yang berlebihan itu menjadikan hatinya kehilangan sensitifitas keilahian, tumpul dalam dzikir.

Ketika hati telah kehilangan sensitifitas Ilahi, tumpul dalam mengingat Allah, maka dengan mudah terjatuh ke dalam dosa-dosa dan kesalahan. Dosa-dosa inilah yang kemudian menjadi “hijaab” kedekatan antara seorang hamba dan Rabbnya. Oleh karena substansi Puasa adalah menekan hawa nafsu dunia sementara menjadikan Puasa sebagai kunci kedekatan dengan Allah SWT (Al-Qurba minallah).

Kedua, konsekwensi langsung dari kedekatan tadi adalah “Aku mengabulkan doa hamba yang meminta”.

Maknanya, ketika sudah terjalin kedekatan antara hamba dan Tuhannya maka doa-doanya akan terkabulkan. Kedekatan itu menjadikan tiada lagi hijab antara dia dan Tuhannya. Sehingga dengan sendirinya doa dan permohonannya mudah dikabulkan.

Memang tidak dapat diingkari bahwa jika seorang hamba berdoa dengan ikhlas dan manis hati, Insya Allah dikabulkan. Allah menjamin hal itu: “Mintalah kepadaKu, niscaya AKU kabulkan” (Al-Quran).

Yang menjadi masalah kemudian adalah ketika kita berdoa, kerap kali ada ketidakseriusan. Meminta tapi di sisi merasa bahwa doa itu “outcome”nya (hasilnya) ditentukan oleh dirinya sendiri.

Atau terkadang pula meminta tapi sekaligus mendikte Allah sesuai dengan keinginannya. Padahal harusnya orang meminta itu tahu diri. Meminta itu bukan memerintah, apalagi memaksa.

Di sinilah Allah mengingatkan: “maka hendaklah mereka memenuhi ajakanKu dan beriman kepadaKu”.

Memenuhi ajakan Allah untuk meminta dan memenuhi prasyarat permintaan itu. Jika anda meminta sesuatu dari atasan anda maka kemungkinan prasyarat untuk dia kabulkan permintaan anda adalah lakukan tugas dengan baik. Jadilah bawahan yang baik, disiplin, rajin, professional, komitmen, berkarakter, dan seterusnya.

Demikian pula ajakan Allah sebagai prasyarat terpenuhinya atau terkabulkannya doa. Jadilah hamba yang baik, taat, penuh komitmen dan sungguh-sungguh dalam menjalankan ajaranNya. Sebab “bagaimana mungkin doanya dikabulkan jika makanan, minuman, pakaian dan semuanya yang dilakukannya haram” (Hadist).

Lalu Allah juga mengingatkan: “dan hendaklah mereka percaya kepadaKu” (Al-Quran).

Kerap kali kita berdoa tapi setengah percaya jika Allah menerima doanya. Percayalah Allah itu menyikapi hambaNya sesuai prasangka hamba itu. Kalau berprasangka Allah jauh, Allah menjauh. Tapi jika sebaliknya berprasangka Allah itu dekat, Allah lebih mendekat dari yang disangkakan.

Oleh karenanya “trust” atau percaya dengan kekuasaan dan kemaha bijakan Allah dalam memberikan apa yang kita minta adalah prasyarat terkabulkannya doa.

Jangan sampa berdoa Tapi bermentalitas superman. Minta tapi merasa yang menentukan adalah diri sendiri.

Kesimpulannya di bulan Puasa ini mari perbanyak doa. Karena di bulan inilah kita bermujahadah mendekatkan diri kepada Allah dengan peroses menahan nafsu duniawi kita. Dan dengan kedekatan itu “doa orang yang berpuasa tidak ditolak” (Hadist). Insya Allah![]

Imam Shamsi Ali

Presiden Nusantara Foundation

Editor: Sunardi Panjaitan

berita terkait

Image

News

Kolom

Salah Urus dan Salah Pengurus

Image

News

Kolom

New Normal

Image

News

Kolom

Idulfitri 2020: Antara Covid-19 dan Tradisi

Image

News

Kolom

Merayakan Negara yang Keluar dari Tempurung

Image

News

Kolom

Idulfitri Sebagai Instrumen Kritik Sosial

Image

News

Kolom

Matinya Reformasi

Image

News

Kolom

Manajemen Krisis Pilkada di Tengah Covid-19

Image

News

Hikmah Ramadan

Puasa itu Menyuburkan Ruhiyah

Image

News

Kolom

Mau Dibawa Kemana Pemilu Kita?

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ramadan

Gerak Cepat, 5 Zodiak Paling Lahap saat Halal Bihalal Kantor

Ada zodiakmu nggak nih?

Image
Ramadan

5 Hal yang Dijamin Bikin Kamu Kangen Berat setelah Ramadan Usai

Yang nomor 5 pasti paling bikin rindu

Image
Ramadan

5 Menu Kuliner Khas Daerah Saat Rayakan Idulfitri

Tertarik mencoba?

Image
Ramadan

Warga Yaman Sambut Idulfitri di Tengah Kemiskinan dan Perang

Image
Ramadan

5 Momen Seru yang Cuma Bisa Kamu Temukan saat Hari Raya Idulfitri

Hanya pada saat Idulfitri, semua varian menu masakan terlezat dihidangkan di atas meja makan.

Image
Ramadan
Lebaran 2019

Berbagi Berkah Ramadan, Satgas Yonif 755 Bagikan Sembako kepada Warga Asmat

"Pembagian sembako gratis ini merupakan wujud kepedulian kita (Satgas) kepada masyarakat di Kabupaten Asmat"

Image
Ramadan
Lebaran 2019

Kumandang Takbir Menggema Seantero Biak Numfor

Hingga jam 20.00 WIT, keamanan di kota Biak sekitarnya kondusif.

Image
Ramadan
Lebaran 2019

Pedagang Mamin di Terminal Kp. Rambutan Kehilangan Omset Jutaan Rupiah

"Tahun lalu bus terlambat jadi banyak yang menginap, kalau sekarang bus lancar jadi jarang ada yang beli"

Image
Ramadan

Tak Perlu Beli, 4 Tips Agar Pakaian Lamamu Tampak Baru

Dijamin kamu tetap tampil 'baru'

Image
Ramadan
Mudik 2019

H-2 Lebaran, Jumlah Penumpang di Lebak Bulus Terus Menurun

"Karena banyak yang ikut mudik gratis dan ada yang menggunakan mobil pribadi ya"

terpopuler

  1. Hebohnya Komentar Warga Indonesia yang Rekam Demonstrasi George Floyd di AS

  2. 5 Fakta Menarik Derek Chauvin, Polisi Pencekik George Floyd hingga Tewas!

  3. Demo Kematian George Floyd Rusuh, Sarah Azhari Kabarkan Kondisinya di Los Angeles

  4. Jelang kompetisi, Juventus Bakal Diperkuat 'Tiga Pemain Baru'

  5. Dokter Wuhan yang Kulitnya Menghitam karena Corona Akhirnya Meninggal

  6. Pengamat Hubungan Internasional: Pembatalan Pemberangkatan Haji Sudah Tepat

  7. Tak Setuju Dana Haji untuk Intervensi Pasar, MPR: Jangan Menambah Kekecewaan Rakyat

  8. Orang Sabar hingga Bertakwa, Ini 7 Sikap Manusia yang Disukai Allah dalam Al-Qur'an

  9. Ruslan Buton Ditangkap, DPR: Pemerintah Anti Kritik dan Takut Bayangannya Sendiri

  10. Mahfud MD: Penangkapan Nurhadi Bukti KPK Kerja Tanpa Koar-koar

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Imam Shamsi Ali

Rasisme Itu Dosa Asal Amerika

Image
Muhammad Adlan Nawawi

Pendidikan di Era New Normal

Image
Dr. Abd. Muid N., MA.

Kota di Masa Pandemi

Image
Abdul Aziz SR

Salah Urus dan Salah Pengurus

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
News

Ngopi di Teras hingga Main Bareng Cucu, 6 Potret Santai Bamsoet saat di Rumah

Image
Hiburan

Cerita Kocak WFH, Yang Dilakukan Emak-emak ini Sambil Rapat Kantor Bikin Ngakak

Image
Ekonomi

Terjerat Narkoba hingga Distributor Resmi 7 Brand Kaca Film, 5 Fakta Menarik Christopher Sebastian, Pendiri Makko Group