News

Panglima Minta Alutsita TNI Khususnya Kapal Selam Dievaluasi

Insiden tenggelamnya KRI Nanggala-402menjadi pelajaran yang sangat berharaga bagi semua stakholser


Panglima Minta Alutsita TNI Khususnya Kapal Selam Dievaluasi
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dalam rapat kerja bersama Komisi I DPR RI bersama Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana Yudo Margono di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (6/5/2021). (Youtube DPR RI)

AKURAT.CO, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meminta agar kondisi alutsita TNI khusunya kapal selam yang dimiliki TNI Angkatan Laut (TNI-AL) segera berbenah dan dievaluasi.

Permintaan tersebut disampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi I DPR RI bersama Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana Yudo Margono di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (6/5/2021).

"Saat ini, menjadi waktu yang tepat untuk melakukan evaluasi tentang kondisi alutsita TNI khusunya kapal selam yang dimiliki TNI Angkatan Laut dan langkah-langkah yang akan dilakukan untuk melanjutkan modernisasi kapal selam," terangnya.

Menurut Tjahjanto, rapat kerja siang ini menjadi kesempatan yang sangat baik bagi TNI untuk memberi penjelasan kepada DPR RI dan masyarakat terkait tenggelamnya KRI Nanggala-402 serta nasib alutsista TNI Angkatan Laut dan rencana modernisasi ke depannya.

"Saat itu dijadwalkan KRI Nanggala-402 akan melaksankaan penembakan torpedo, latihan tersbeut merupakan bagian dari pembinaan kesiapan operasional prajurit dan satuan sehingga lebih tepat kiranya Kepala Staf Angkatan Laut yang akan memberikan pnjelasan secara lebih detil," katanya.

Dia berharap, insiden ini menjadi pelajaran yang sangat berharaga bagi semua stakholser, bahwa tugas sebagai seorang prajutir TNI mengandung risiko yang sangat tinggi.

"Di samping untuk menghadapi musuh, juga harus menghadapi kondisi alam yang bukan menjadi ruang hidupnya, sebagaimana dialami para awak kapal selam," ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana Yudo Margono mengungkapkan, jika pada saat ini riwayat pemeliharaan dan perbaikan kapal selam KRI Nanggala-402 pada tahun 2012 sudah menjalani perawatan overhaul di Korea Selatan.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi I DPR RI serta Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (6/5/2021).

"Selanjutnya setiap tahun dilaksanakan proses pemeliharaan tingkat menengah tingkat menengah di kotama hingga 2020 melaksanakan pemeliharaan menengah Dikotama dan docking dan dalam rangka latihan 2021 dilakukan pemeliharaan tingkat menengah," terang KSAL Laksamana Yudo.

Bayu Primanda

https://akurat.co