News

Rajin Sedekah dan Baik Sama Karyawan Bikin Hukuman Penyuap Edhy Prabowo Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa

Suhardjito dihukum 2 tahun penjara


Rajin Sedekah dan Baik Sama Karyawan Bikin Hukuman Penyuap Edhy Prabowo Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa
Ilustrasi - Hakim (AKURAT.CO/Candra Nawa)

AKURAT.CO,Majelis hakim pengadilan Tipikor Jakarta mempertimbangkan sejumlah hal dalam menjatuhkan vonis terhadap Pemilik PT Dua Putera Perkasa Pratama (DPPP) Suharjito.

Dalam pertimbangan yang meringankan amar putusannya, penyuap Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dinilai rajin bersedekah.

"Terdakwa telah berjasa membangun dua masjid serta rutin memberikan santunan kepada yatim piatu dan kaum dhuafa di daerah Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi," kata Ketua Majelis Hakim Albertus Usada saat membacakan amar putusan Suhardjito di Pengdilan Tipikor Jakarta, Rabu (21/4/2021) malam.

Selain rajin sedekah, Suhardjito juga dikenal baik sama karyawan-karyawannya. Ia kerap memberikan kesempatan kepada karyawan/karyawati nonmuslim untuk berziarah ke tanah suci sesuai keyakinan dan agama yang dianut.

"Terdakwa menjadi gantungan hidup lebih dari 1.250 karyawan PT DPPP. Terdakwa setiap tahunnya peduli memberikan kesempatan 10 karyawan/karyawati yang muslim untuk melakukan ibadah umrah," tegas hakim. 

Tingkah Suhardjito itu pun membuat hakim mengganjarnya dengan penjara selama 2 tahun, ditambah denda Rp250 juta subsider 3 bulan kurungan oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta. 

Ia dinilai terbukti menyuap mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo demi mendapat izin ekspor benih lobster atau benur.

"Menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melalukan tindak pidana korupsi secara berlanjut," ujar hakim.

Vonis ini lebih ringan dari tuntutan jaksa sebelumnya yang menuntut hakim memvonis Suhardjito dengan hukuman 3 tahun penjara.

Untuk hal yang memberatkan, perbuatan Suharjito dinilai tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan korupsi.[]

Bayu Primanda

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu