Tech

Raih Pendanaan Pra-Seri A Senilai USD 2,8 Juta, Doyobi Genjot Pembelajaran Virtual

Dana tersebut akan digunakan untuk meluncurkan kursus dan pelatihan kelompok yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru


Raih Pendanaan Pra-Seri A Senilai USD 2,8 Juta, Doyobi Genjot Pembelajaran Virtual
Aplikasi belajar online semakin digandrungi oleh para pengguna, mulai dari pelajar hingga umum (E-Learning Flash Cards)

AKURAT.CO Doyobi, penyedia sumber daya pengajaran berbasis STEM dan pengembangan guru melalui virtual learning environment (VLE) atau lingkungan pembelajaran virtual, berhasil menyelesaikan putaran pendanaan pra-seri A senilai USD 2,8 juta yang dipimpin oleh Monk’s Hill Ventures. 

Investor lainnya yang berpartisipasi dalam putaran ini adalah Tresmonos Capital, Novus Paradigm Capital, dan XA Network; serta sejumlah angel investor terkemuka seperti Quek Siu Rui, CEO Carousell, Oswald Yeo dan Seah Ying Cong, co-founder Glints, serta Reuben Lai, Head of Grab Financial Group.

"Kami percaya guru merupakan bagian penting untuk mengubah pengalaman anak-anak di dalam kelas. Doyobi berfokus pada pemberdayaan guru dan memberikan dukungan dalam meningkatkan keterampilan yang dibutuhkan untuk mengajar dengan menggunakan metode pembelajaran berbasis STEM dan keterampilan abad 21,” ucap John Tan, CEO dan Founder Doyobi dalam keterangan tertulis yang diterima Akurat.co.

Dana tersebut akan digunakan untuk meluncurkan kursus dan pelatihan kelompok yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru. Inisiatif ini juga ditujukan untuk mengembangkan sumber daya yang dibutuhkan untuk dapat membantu guru dalam mengajar dengan menggunakan metode pembelajaran berbasis STEM secara efektif serta keterampilan yang dibutuhkan di abad ke-21, seperti berpikir kritis dan kreatif di kelas. 

Doyobi juga akan menggunakan dana tersebut untuk mendukung komunitas Teachers as Humans, yang merupakan sebuah komunitas online bagi para guru untuk saling mendukung dan mendapatkan peluang untuk mengembangkan diri secara profesional.

Beberapa sekolah yang saat ini sudah menjadi mitra dari Doyobi adalah Leap Surabaya, dan Codercadamy, serta sekolah swasta seperti HighScope Indonesia, Mutiara Harapan Islamic School dan Stella Gracia School. Selain di Indonesia, sejumlah sekolah di Afrika juga telah mengadopsi kurikulum Doyobi.

Doyobi juga berencana untuk meluncurkan program keanggotaan bagi para pemimpin sekolah yang berfokus pada metode pembelajaran berbasis STEM dan pengembangan keterampilan abad 21. 

Tujuan dari keanggotaan STEM School Leader ini adalah untuk membantu para pemimpin sekolah seperti kepala sekolah dan kepala departemen untuk belajar mengenai penerapan praktik STEM secara efektif di sekolah, serta membantu mereka dalam mengembangkan keterampilan dan pola pikir siswa untuk mencapai keberhasilan di abad ke-21. 

Keanggotaan STEM School Leader dirancang oleh Doyobi dan Allan Shaw, mantan kepala sekolah The Knox School, salah satu sekolah independen terkemuka di Melbourne.