Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up
Banner Rahmah
Banner Rahmah
Banner Rahmah
KOTA

Hari Santri Nasional; Refleksi Kiai dan Santri dalam Melawan Penjajah

Lufaefi

Sejarah Islam Indonesia

Hari Santri Nasional; Refleksi Kiai dan Santri dalam Melawan Penjajah

Santri mengikuti kirab Hari Santri Nasional (HSN) 2019 di Lapangan Pendopo Pamekasan, Jawa Timur, Selasa (22/10/2019). Pemerintah menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai HSN bertepatan dengan Resolusi Jihad yang dikumandangkan oleh pendiri Nahdlatul Ulama KH. Hasyim Asyari untuk mempertahankan kemerdekaan RI. | ANTARA FOTO/Saiful Bahri

AKURAT.CO, Peran ulama dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia merupakan sejarah panjang yang tidak bisa dilupakan. Apa yang dilakukan kiai dan santri dalam perjuangan melawan penjajah hanya berbekal pengalaman mengelola pesantren. Oleh karena itu menurut A. Mansur Suryanegara dalam Api Sejarah 2 menyebut bahwa fokus perjuangan mereka dalam mempertahankan Proklamasi 17 Agustus 1945 hanya dengan angkat senjata dalam organisasi kesenjataan, baik dalam Laskar Hizbullah, Sabilillah bersama BKR, TKR, TRI, TNI, selama perang kemerdekaan 1365-1369 H/ 1945-1950 M, melawan Tentara Sekutu Inggris dan NICA.

Menurut Zainal Munasichin dalam buku Resolusi Jihad NU yang Terlupakan, pada tanggal 15 September 1945, tentara Inggris datang ke Indonesia tergabung dalam AFNEI (Allied Forces Netherland East Indies) untuk melawan tentara Jepang yang sudah kalah perang. Akan tetapi tentara Inggris membawa misi titipan dari Belanda untuk mengembalikan Indonesia kepada pemerintahan Belanda sebagai jajahan Hindia Belanda, yaitu pada tanggal 22 Oktober 1945, Senin Pahing, 15 Dzulqaidah 1364.

Peran ulama dalam menegakkan dan mempertahankan proklamasi dengan adanya misi tersebut berdampak pada adanya para kiai dan santri dari Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat, membanjiri kota Surabaya. Mereka hadir berdasar amanat pokok-pokok kaidah tentang kewajiban umat Islam dalam jihad mempertahankan tanah air sebagaimana amanah Rais Akbar KH Hasyim Asyari dalam rapat PBNU yang dipimpin ketua besar KH Abdul Wahab Hasbullah. Mbah Hasyim menetapkan satu keputusan dalam bentuk resolusi yang diberi nama “Resolusi Jihad Fi Sabilillah”.

baca juga:

Resolusi jihad yang dikeluarkan oleh para ulama tersebut merupakan ruh dari peristiwa 10 November 1945. Fatwa itu dikeluarkan 20 hari sebelum meletusnya peristiwa yang diperingati sebagai hari pahlawan. Riadi Nasiran dalam Wawana menhebutkan, dalam membahas resolusi untuk mempertahankan kemerdekaan, para ulama se-Jawa dan Madura berkumpul di salah satu bangunan yang saat ini berlokasi di Jalan Bubutan VI/2 Surabaya. Di tempat tersebutlah para ulama mencetuskan Resolusi Jihad fii Sabilillah sebagai salah satu cara mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari ancaman sekutu.

Kemudian pada tanggal 23 Oktober 2011 di Jalan Bubutan VI/2 Surabaya Monumen Resolusi Jihad Fii Sabilillah NU secara resmi diresmikan dan ditanda tangani oleh Ketua PBNU KH Said Aqil Siraj dan Rais Aam PBNU Dr. KH Sahal Mahfudz. Monumen prasasti resolusi jihad dibuat mengenang peranan ulama dan pejuang Hizbullah serta Laskar Sabilillah dengan heroik mepertahankan kemerdekaan, bertujuan agar generasi muda NU tidak melupakan sejarah pejuang terdahulu.

Istilah resolusi jihad sendiri memiliki kaitan erat dengan Hari Pahlawan, karena resolusi jihad yang dicanangkan para ulama pada 22 Oktober 1945 di gedung tua itu pula yang menjadi pemicu Arek-Arek Surabaya untuk mengganyang penjajah dalam pertempuran 10 November 1945 dan naskah Resolusi Jihad itu dijadikan sebagai panglima perang.

Pada akhrinya, setelah berdirinya Monumen Resolusi Jihad Fii Sabilillah Nahdlatul Ulama sangat berdampak besar bagi warga NU. Di mana setiap tanggal 22 Oktober selalu diperingati dengan berbagai acara untuk mengenang jasa para ulama dan santri dalam perjuangan melawan Kolonialisme dan Imperealisme Barat yang ingin mengambil kembali tanah jajahannya. Momen bersejarah tersebut kemudian ditetapkan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional oleh presiden Joko Widodo dalam keppres No 22 tahun 2015.[]

Editor: Lufaefi

berita terkait

Image

Ekonomi

Hari Santri Nasional 2020, Pemerintah Lakukan Penguatan Literasi Keuangan di Pondok Pesantren

Image

News

Gus Jazil Dorong Para Santri Kuasai Iptek Agar Menjadi Pelopor Perubahan

Image

News

DPR RI

Azis: Santri Merupakan Bagian dari Pembangunan Menuju Indonesia Maju

Image

Ekonomi

Pemerintah Gelontorkan Anggaran Rp2,6 Triliun untuk Pemulihan Ekonomi Pesantren

Image

News

Eri-Armuji Ingin Santri Sehat dan Bisa Mandiri Secara Ekonomi

Image

rahmah

Hikmah

5 Kegiatan yang Melekat Pada Santri di Pondok Pesantren

Image

News

DPR RI

Peringati Hari Santri, Ketua DPR: Nyalakan Semangat Gotong Royong untuk Indonesia

Image

News

FOTO Pawai Peringatan Hari Santri Nasional

Image

News

Hari Santri Nasional

Kemenag Sulsel Gelar Tausiyah dan Sholawatan Bertema Kebangsaan

komentar

Image

0 komentar

image

terkini

Image
rahmah
Doa Manfaat

Doa Setelah Melakukan Tahlilan

Tahlil salah satunya dilakukan untuk mendoakan orang yang sudah wafat

Image
rahmah
Doa Manfaat

Doa Agar Selamat dari Gigitan Ular dan Kalajengking

Hindari ular dan kalajengking dari sekitarmu dengan mengamalkan ini

Image
rahmah
Doa Manfaat

Doa Dijauhkan dari Kegundahan dan Kegelisahan Jiwa

Hapus sedihmu dengan doa ini

Image
rahmah
Kisah Islam

Kisah Ketika Tentara Kafir Masuk Islam

Ketika sedang perang ia meminta kepada tentara muslim izin untuk ibadah

Image
rahmah
Kisah Islam

Kisah Keajaiban Air Wudhu Rasulullah

Wudhunya membuat ia tidak dilihat musuh

Image
rahmah
Ibadah

Perkara yang Tidak Boleh Dilakukan oleh Orang Sedang Junub dan Haid

Ini yang tidak boleh bagi kamu yang sedang junub dan atau haid

Image
rahmah
Hadis Nabi

3 Hadis Nabi Tentang Kewajiban Berbakti Pada Kedua Orang Tua

Jangan sesekali melawan orang tua, ini bahayanya menurut Islam

Image
rahmah
Hikmah

Hari Guru Nasional, Begini Tuntutan Islam Tentang Kewajiban Menghormati Guru

Sudahkah Anda berbakti kepada gurumu?

Image
rahmah
Akhlak Islam

Larangan Islam Mencelakakan Orang Lain

Agama Islam adalah agama pemurah, menuntut umatnya untuk murah kepada siapapun

Image
rahmah
Tafsir Al-Qur'an

5 Ayat Al-Qur'an Tentang Diturunkannya Al-Qur'an ke Muka Bumi

Bukti bahwa Al-Qur'an tidak bisa ditandingi oleh apapun

terpopuler

  1. Mengingat Janji Prabowo: Kalau Anggota Gerindra Korupsi, Saya Akan Masukin ke Penjara Sendiri

  2. Wajahnya Berubah Drastis karena Tangani Pasien COVID-19, Perawat Ini Jadi Viral

  3. 4 Tanda Jantung Mulai Kepayahan

  4. Arief Poyuono: Tamat Sudah Cita-cita Prabowo Jadi Presiden, Karena Diamkan Izin Ekspor Lobster

  5. Dari Rumah Bordil hingga Museum Erotis, Ini 5 Penemuan Peninggalan Pompeii Paling Bikin Heboh

  6. Eks Presiden PKS: Pelihara Buzzer Merupakan Salah Satu Cara Membuat Demokrasi Mati

  7. Unggah Potret Dibaptis, Rafael Tan: Gak Akan Pernah Lupa, Terlalu Indah

  8. Dukung Pangdam Jaya, Pengamat: Narji Bisa Perkeruh Strategi Kampanye Azizah-Ruhama

  9. 5 Artis Tanah Air Ini Ternyata Juga Berprofesi Menjadi Guru

  10. 5 Nama Haaland jika Tak Lahir di Norwegia, di Turki jadi Haalandanoglu

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Fenomena HRS

Image
Achsanul Qosasi

Pelajaran Demokrasi dari Biden dan Trump

Image
Faizuddin Ahmad

Mendongeng Berperan Meningkatkan Kecerdasan Anak

Image
UJANG KOMARUDIN

Polemik UU Omnibus Law Cipta Kerja

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Missies.id dan Strategi Survive Berbisnis untuk Cewek Milenial

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Sosok

Image
Ekonomi

Perjalanan Karir Maradona Hingga Bangkrut Setelah Bergelimang Harta

Image
News

5 Fakta Penting Tino Sidin, Pelukis Hebat Tanah Air yang Jadi Google Doodle Hari ini

Image
News

7 Potret Harmonis Menteri KKP Edhy Prabowo dan Istri, Kompak di Berbagai Kesempatan