Ekonomi

Rahasia Bantu Ekonomi Tanah Air dari Rencana Keuangan, Gimana Caranya?

Pandemi sudah berjalan 1,5 tahun dan aku paham banyak yang terkena dampaknya


Rahasia Bantu Ekonomi Tanah Air dari Rencana Keuangan, Gimana Caranya?
Ilustrasi Investasi bantu keuangan negara (SHUTTERSTOCK.COM)

AKURAT.CO Pandemi sudah berjalan 1,5 tahun dan aku paham banyak yang terkena dampaknya. Ada yang sakit, berkurang hingga kehilangan pekerjaan bahkan keluarga tercinta. Pasti tidak mudah ya...

Tanah air kita juga punya cerita yang serupa lho. Setelah perekonomian kita mengalami resesi di kuartal II hingga III tahun 2020, sekarang berangsur pulih. Program Pemulihan Ekonomi Negara mulai memberikan titik cerah. Bahkan, kita juga bisa lho kontribusi ke pulihnya ke pulihnya ekonomi Indonesia.

Coba lihat deh feeds aku sampai habis.

Jadi gimana, optimis kan bahwa Tanah Air kita akan terus maju dan bertumbuh?

Dari data Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Indonesia triwulan II-2021 terhadap triwulan II-2020 mengalami pertumbuhan sebesar 7,07 persen year on year.

Cerita inflasi pun cukup serupa. Sepanjang tahun 2021 hingga saat ini, laju inflasi tercatat terjaga di kisaran 1,3 persen hingga 1,6 persenan year on year.

Melansir laman instagram Perencana Keuangan Prita Ghozie @pritaghozie, nah kita pun bisa lho kontribusi ke pemulihan ekonomi melalui rencana keuangan. Gimana caranya?

Lakukan ini...beli produk lokal. Pemerintah saat ini sudah banyak melakukan segala langkah untuk mendorong masyarakat agar mencintai produk lokal.

Mengingat produk impor makin membanjiri Tanah Air. Bahkan harga produk-produk impor itu terbilang banting harga gila-gilaan lebih murah dari produk lokal.

Sehingga enggak jarang produk impor banyak peminatnya. Kondisi ini pun membuat produk lokal jadi kalah saing.

Udah seharusnya kan sebagai warga negara yang baik, harus mencintai dan membuat produk lokal menjadi raja di Tanah Air nya sendiri.

Lalu cara lainnya yakni bayar pajak. Seperti kita tahu, negara sangat mengandalkan penerimaan negara dari pajak. Jangan sampai kita ogah bayar pajak ya, karena sanksinya enggak main-main lho.

Selanjutnya buka usaha baru (ikut gerakan ekonomi lho), karena dengan buka usaha baru kita juga bisa memulihkan ekonomi apalagi di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. Apalagi seandainya dengan usaha baru itu, kita bisa menciptakan lapangan pekerjaan pasti lebih cakep lagi kan.

Investasi di pasar modal, SBN Ritel dan properti Indonesia. Investasi dengan produk-produk instrumen Tanah Air tentu juga merupakan langkah untuk mendongkrak ekonomi Tanah Air dong. Apalagi investasi juga penting kan untuk masa depan.

Banyak kok produk instrumen investasi yang bisa dimulai dengan harga terjangkau, bahkan untuk kalangan milenial.

Investasi yang semakin diminati membuat produk investasi makin turut berkembang. Namun seiring meluasnya minat investasi, ada banyak kesalahan yang terlalu umum dilakukan para investor pemula termasuk dari kalangan milenial. Sehingga investasinya masuk ke zona merah atau justru mengacaukan tata kelola keuangannya.

Kesalahan-kesalahan umum tersebut biasanya meliputi pakai uang panas, tidak mengenali profil risiko, tidak punya tujuan investasi, Fear of Missing Out (FoMO), emosional hingga asal pilih produk investasi dan lain sebagainya.

Tak bisa dipungkiri, makin ramainya gelombang investor newbie dari kalangan milenial yang masuk pasar modal di masa pandemi Covid-19 mendatangkan tantangan tersendiri dari sisi edukasi. Mengingat banyak investor kalangan milenial yang terkadang masih terjebak dengan fenomena tren investasi hanya karena ikut-ikutan, sehingga kemampuan mereka berinvestasi belum terlalu berkualitas hingga menyebabkan tata kelola keuangannya jadi kelabakan.

Untuk investor pemula pentingnya mempelajari manajemen emosi biar tidak kena mental, karena sekalinya ngedrop jadi kayak takut atau gegabah lagi untuk investasi.

Kalau di awal-awal investasinya ia gegabah dengan asal-asalan membeli produk investasi tanpa tujuan investasi yang jelas, sehingga justru mengacaukan keuangannya karena gagal bayar.

Para investor milenial untuk pandai-pandai melakukan manajemen risiko di tengah virus Corona yang masih mengancam.

Tapi jangan sampai jadi alasan deh kamu malas investasi, karena secara enggak langsung kamu dapat membantu ekonomi Tanah Air lho.

Sejatinya, jangan tanya apa yang Tanah Air bisa berikan untuk kita. Tapi, apa yang bisa kita berikan untuk Tanah Air. Tak perlu banyak bicara, tapi lakukan saja.[]