Entertainment

Raffi Ahmad Ngumpul Rame-rame, Sherina Munaf: Setelah Vaksin Bukan Berarti Keluyuran

Raffi Ahmad Ngumpul Rame-rame, Sherina Munaf: Setelah Vaksin Bukan Berarti Keluyuran
Sherina Munaf (Instagram/sherinasinna)

AKURAT.CO, Sherina Munaf menegur presenter Raffi Ahmad lewat media sosial Twitter. Teguran tersebut dilayangkan penyanyi sekaligus aktris ini sebagai bentuk kekecewaannya terhadap sikap Raffi Ahmad yang berkumpul bersama teman-temannya setelah mendapat vaksin COVID-19.

Sebagai informasi, pada Rabu (13/1) kemarin Raffi Ahmad termasuk orang pertama yang divaksin COVID-19 bersama Presiden Joko Widodo dan para pejabat negara. Suami Nagita Slavina ini menjadi salah satu perwakilan anak muda Indonesia yang mendapatkan vaksin COVID-19. Vaksinasi tersebut dilakukan di Istana Merdeka dan disiarkan secara langsung di berbagai stasiun televisi.

Dalam unggahan foto yang beredar di media sosial, Raffi Ahmad tampak tengah berkumpul dengan Nagita Slavina, Anya Geraldine, Gading Marten, dan Sean Gelael. Mereka tak mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker atau jaga jarak.

baca juga:

Tentunya hal ini menuai beragam reaksi dari berbagai pihak. Melalui akun Twitter pribadinya, Sherina Munaf menilai Raffi Ahmad seharusnya tak keluyuran setelah mendapatkan vaksin.

"Halo Raffi Ahmad, setelah divaksin bukan berarti keluyuran rame2 dong. Anda dipilih jatah awal2 vaksin karena followers banyak. Dengan alasan yang sama, tolong berikutnya konsisten beri contoh yang baik. Please you can do better than this. Your followers are counting on you," tulis Sherina di akun Twitter.

Selain Sherina Munaf, dr. Reisa Broto Asmoro juga mengingatkan untuk tetap memakai masker dan jaga jarak meskipun sudah divaksin. Perlu dicatat bahwa antibodi COVID-19 tak langsung terbentuk usai divaksin.

"Selamat pagi. Semua orang harus disiplin protokol kesehatan, termasuk yang sudah divaksinasi. Yuk saling mengingatkan: protokol kesehatan dan vaksinasi, jadi satu kesatuan untuk jadi benteng perlindungan diri kita dari covid-19," tulis dr. Reisa Broto Asmoro.

Seseorang tak bisa langsung menjadi kebal setelah disuntik. Oleh karena itu, protokol kesehatan harus tetap dijalankan. Pasalnya, sulit untuk menentukan waktu kapan terpaparnya COVID-19. Seseorang bisa saja terkena virus sebelum divaksinasi dan menunjukkan gejalanya.[]

Ahada Ramadhana

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu