News

R. Kelly Divonis 30 Tahun Penjara karena Pelecehan Seksual Anak di Bawah Umur

Selain hukuman penjara, pelantun lagi 'I Believe I Can Fly' itu juga didenda USD 100 ribu (Rp1,4 miliar).


R. Kelly Divonis 30 Tahun Penjara karena Pelecehan Seksual Anak di Bawah Umur
Penyanyi R. Kelly muncul selama sidang di Gedung Pengadilan Kriminal Leighton di Chicago, Illinois, pada 17 September 2019. (AFP )

AKURAT.CO  Superstar R&B dari Amerika, R. Kelly akhirnya mendapatkan vonis 30 tahun penjara dari Pengadilan Distrik AS di New York. Selain hukuman penjara, pelantun lagi 'I Believe I Can Fly' itu juga didenda USD 100 ribu (Rp1,4 miliar).

Putusan tersebut dijatuhkan pada Rabu (29/6), dengan dakwaan atas kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur, manipulasi, hingga perdagangan seks.

Dituduhkan bahwa Kelly telah menggunakan ketenarannya untuk melecehkan para penggemar muda secara seksual, termasuk beberapa korban yang masih anak-anak. Skema sistematis yang dilakukan Kelly ini pun dikatakan berlangsung selama beberapa dekade.

baca juga:

Berlinang air mata dan emosi, beberapa korban mengatakan bahwa Kelly telah menyesatkan dan 'memangsa' mereka.

"Anda telah membuat saya melakukan hal-hal yang mematahkan semangat saya. Saya benar-benar berharap saya akan mati karena Anda membuat saya merasa tak berharga. Apakah Anda mengingat itu,"kata seorang penyintas yang tidak disebutkan namanya, langsung berbicara kepada Kelly.

Kelly, yang saat ini berusia 55 tahun, tidak memberikan pernyataan dan tidak menunjukkan reaksi saat mendengar hukumannya. Dia telah membantah melakukan kesalahan, dan berencana untuk mengajukan banding atas vonis yang dijatuhkan.

Penulis lagu dan pemenang Grammy itu dinyatakan bersalah tahun lalu atas pemerasan dan perdagangan seks. Pengadilan sebelumnya memberikan  kesempatan bagi para penuduh menyuarakan kegelisahannya, yang bertanya-tanya apakah cerita mereka diabaikan karena mereka adalah perempuan kulit hitam.

"Tidak ada hari dalam hidup saya, sampai saat ini, bahwa saya benar-benar percaya bahwa sistem peradilan akan datang untuk gadis kulit hitam dan cokelat," ujar salah satu penunuh berbicara di luar sidang pengadilan pada Rabu.

Wanita ketiga, terisak saat berbicara di pengadilan. Ia mengaku menjadi korban Kelly setelah pergi ke sebuah konser saat ia berusia 17 tahun.

“Saya takut, naif dan tidak tahu bagaimana menangani situasi itu," katanya sembari mengatakan bahwa ia mulai percaya pada hukum Amerika setelah mengetahui vonis yang diberikan untuk Kelly.

R. Kelly Divonis 30 Tahun Penjara karena Pelecehan Seksual Anak di Bawah Umur - Foto 1
 Kelly dan hakim terlihat dalam sketsa pembacaan vonis pada Rabu (29/6)-Christine Cornell via CNN

Penuduh lain, adalah Lizzette Martinez, yang sempat menjadi calon penyanyi muda. Ia masih berusia 17 tahun ketika bertemu Kelly di sebuah mal di Florida. Saat itu, dia dijanjikan bimbingan tetapi dengan cepat berakhir sebagai 'budak seks,' katanya Rabu di luar pengadilan.

Ditanya apakah hukuman 30 tahun Kelly adalah hukuman yang cukup, dia berhenti sebelum menjawab.

"Saya, secara pribadi, tidak berpikir itu cukup," katanya, "tapi saya senang dengan hasil itu."

Jaksa sendiri telah meminta hakim untuk menghukum Kelly, dengan vonis lebih dari 25 tahun penjara. Sementara pengacara pembelanya meminta 10 tahun atau kurang, dengan menyebut permintaan jaksa 'sama dengan hukuman seumur hidup'.

Saat mendengar putusan pada Rabu, pengacara Kelly, Jennifer Bonjean, mengatakan kekecewaannya. Ia mengaku 'sangat syok' dengan vonis tersebut, dan sedih dengan apa yang dia dengar selama persidangan.

"Dia manusia. Dia merasakan apa yang orang lain rasakan. Tetapi itu tidak berarti bahwa dia dapat menerima tanggung jawab seperti yang diinginkan oleh pemerintah dan orang lain yang menginginkannya. Karena dia tidak setuju dengan karakter yang dibuat orang lain  untuknya," kata Bonjean, dikutip dari AP melalui Arab News.

Beberapa penuduh bersaksi bahwa Kelly menjadikan mereka sebagai subjek atas perilaku jahat dan sadis. Itu terjadi ketika para korban tersebut masih di bawah umur.

Para penuduh juga mengatakan bahwa mereka diperintahkan untuk menandatangani formulir kerahasiaan. Mereka mengaku menjadi sasaran ancaman dan hukuman seperti pukulan keras jika mereka melanggar apa yang disebut sebagai 'aturan Rob'.

Beberapa juga mengatakan soal rekaman video tentang mereka yang berhubungan seks, yang katanya bisa digunakan Kelly untuk memeras jika mereka mengungkap apa yang terjadi.

Menurut kesaksian, Kelly telah menulari beberapa korbannya dengan herpes tanpa mengungkapkan bahwa dia menderita Penyakit Menular Seksual (PMS). Penyanyi itu juga dituding memaksa seorang remaja laki-laki untuk bergabung dengannya dan berhubungan seks dengan seorang gadis telanjang di garasinya. Selain itu, tuduhan menyebut rekaman yang menunjukkan seorang korban yang dipermalukan, dengan wajahnya diolesi kotoran. Dikatakan ini adalah hukuman karena melanggar aturan Kelly.

Bukti lain di persidangan adalah tentang skema pernikahan yang dibuat untuk melindungi Kelly. Kasus itu terjadi pada tahun 1994, dengan Kelly disebut khawatir karena menghamili bintang R&B Aaliyah yang masih baru berusia 15 tahun. Saksi mengatakan keduanya menggunakan lisensi, yang mencantumkan bahwa usia Aaliyah 18 tahun, sedangkan Kelly berumur 27 tahun.[]