Olahraga

Quartararo: Memang Nyeri, tapi Terlupakan ketika di Atas Motor

Fabio Quartararo saat ini memimpin klasemen sementara MotoGP 2020.


Quartararo: Memang Nyeri, tapi Terlupakan ketika di Atas Motor
Pembalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo (kanan) merayakan kemenangannya di MotoGP Katalunya 2020 dengan pembalap Suzuki, Alex Rins yang menempati posisi tiga pada balapan yang berlangsung di Sirkuit Katalunya, Barcelona, Spanyol, Minggu (27/9) malam wib (REUTERS/Albert Gea)

AKURAT.CO, Dua kali terjatuh dalam sesi latihan bebas di Grand Prix Aragon 2020 tak membuat pembalap Petronas Yamaha SRT asal Prancis, Fabio Quartararo, khawatir. Alih-alih, Quartararo justru sukses mendapatkan grid start terdepan pada balapan yang akan digelar pada Minggu (18/10) malam nanti.

Meski demikian, Quartararo tak membantah bahwa kecelakaan itu cukup menimbulkan rasa sakit pada tubuhnya. Hanya saja, pembalap berusia 21 tahun tersebut mengaku ketika sudah berada di atas motor dengan seragam balap, rasa sakit tersebut tidak terlalu terasa.

“Kemarin (rasa sakitnya) tepat di pinggul yang tidak terasa lagi jika dibanding hari ini,” kata Quartararo usai sesi kualifikasi di Sirkuit Ciudad Del Motor De Aragon di Aragon, Spanyol, Sabtu (17/10).

“Ketika saya ada di atas motor itu hanya ketika saya keluar dan masuk lap di mana saya merasa tidak baik, tetapi ketika saya melakukan latihan bebas keempat, rasa sakitnya konstan, tetapi tidak terlalu buruk. Ketika saya membalap itu tidak terlalu sakit. Segera setelah Anda mengenakan helm dan seragam, Anda melupakan semuanya. Tidak ada yang buruk, hanya rasa sakit ketika Anda tidak di atas motor.”

Pada latihan bebas ketiga kemarin, Quartararo sempat terjatuh dengan posisi terlempar ke udara di tikungan keempat. Padahal, ketika itu ia sedang berada dalam posisi lap tercepat.

“Saya sangat takut karena pada saat itu rasanya sangat nyeri, tetapi di atas motor tidak sakit. Saya tampil baik di FP4, 16 lap tidak buruk tetapi saya tidak memperkirakan sebagus itu di sesi kualifikasi. Karena saya tidak merasa baik di sepanjang akhir pekan untuk mendapatkan lap yang baik,” ucap Quartararo.

Quartararo sendiri saat ini berada pada posisi terdepan untuk meraih gelar juara dunia MotoGP musim ini. Ia memimpin klasemen sementara dengan keunggulan delapan angka dari pembalap Suzuki, Joan Mir, yang berada di tempat kedua.

Berkaca pada kecelakaan di sesi latihan, tantangan Quartararo ada pada ketepatan saat melakukan pengereman. Pasalnya, dua insiden tersebut berawal dari manuvernya saat melakukan pengereman di tikungan.

“Saya tidak melakukan sesuatu yang salah, itu bukan saya terlalu terlambat mengerem 20 meter, saya melakukan hal yang sama tetapi satu tuas lebih menekan (di rem) dan saya melakukan kecelakaan,” ucap Quartararo.

“Kondisinya benar-benar tricky, Anda harus benar-benar presisi dan saya ingin menekan dengan menggunakan ban tetapi kami kecelakaan.”[]