Olahraga

Quartararo Akui Sempat Stres Sebelum Balapan di COTA

Dari tiga seri tersisa, Quartararo hanya butuh 24 poin untuk memastikan gelar juara dunia MotoGP perdananya.


Quartararo Akui Sempat Stres Sebelum Balapan di COTA
Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo berhasil finis di posisi kedua pada MotoGP Amerika 2021 yang berlangsung di Circuit of the America, Texas, Minggu (3/10) (TWITTER/@YamahaMotoGP)

AKURAT.CO, Langkah pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, untuk meraih gelar juara dunia MotoGP perdananya semakin dekat. Hal tersebut dipastikan setelah pembalap Prancis itu finis kedua di MotoGP Amerika, Minggu (4/10).

Bertarung di Circuit of the America (COTA), pembalap 22 tahun hanya berjarak 4,679 detik dari Marc Marquez yang berhasil keluar sebagai juara pada seri ke-15 MotoGP musim ini.

Quartararo menyampaikan bahwa dirinya sudah berusaha sekeras mungkin untuk bisa mengejar Marquez. Tetapi belum berhasil melakukannya karena kecepatan pembalap Repsol Honda itu jauh lebih baik.

“Saya sudah mencobanya (mengejar Marquez), karena saya memiliki kelompok besar di belakang dan Jorge (Martin) mencoba menyalip saya di tikungan pertama,” kata Quartararo dikutip Crash.

“Satu-satunya solusi saya untuk memiliki balapan yang lebih baik adalah menekan. Tetapi saya tidak memiliki kecepatan Marc (Marquez), terutama dengan ban bekas yang merupakan masalah saya.”

Selain itu Quartararo juga mengatakan bahwa podium kedua yang didapatkannya ini adalah posisi runnerup terbaik dalam kariernya. Sebelum balapan pembalap 22 tahun itu bahkan mengakui dirinya sempat merasa stres.

“Sebelum memulai balapan, jujur saya merasa sedikit lebih stres. Tapi dari tikungan pertama, segera setelah Anda memulai balapan, stres hilang dan saya melakukan balapan yang sangat bagus,” Quartararo menjelaskan.

“Pada akhirnya, tujuan utama adalah untuk mendapatkan podium dan kami mencapainya.”

Tambahan 20 poin membuat Quartararo semakin nyaman berada di puncak klasemen sementara MotoGP 2021 dengan koleksi 254, berjarak 52 poin dari Francesco Bagnaia yang mengekor di tempat kedua.

Balapan musim ini hanya menyisakan tiga seri terakhir, pada MotoGP Emilia Romagna, MotoGP Portugal dan MotoGP Valencia. Quartararo hanya butuh satu kemenangan untuk memastikan gelar juara dunia MotoGP musim ini.

Quartararo cuma butuh 24 poin untuk memastikan dirinya tak terkejar siapapun hingga akhir musim. Cara terbaik meraihnya tentu dengan mencatat kemenangan bernilai 25 poin pada salah satu dari tiga seri yang tersisa.