Entertainment

Putuskan Rezky Aditya Sebagai Ayah Kandung Anak Wenny Ariani, Ini Pertimbangan PT Banten

Pengacara Wenny Ariani mengungkap pertimbangan Pengadilan Tinggi Banten sehingga memutuskan Rezky Aditya sebagai ayah biologis anak kliennya


Putuskan Rezky Aditya Sebagai Ayah Kandung Anak Wenny Ariani, Ini Pertimbangan PT Banten
Putuskan Rezky Aditya Sebagai Ayah Kandung Anak Wenny Ariani, Ini Pertimbangan PT Banten (Instagram/thereal_rezkyadhitya)

AKURAT.CO, Pengadilan Tinggi (PT) Banten telah memutuskan banding yang diajukan Wenny Ariani terkait kasus pengakuan anak kepada Rezky Aditya. Pihak Pengadilan mengeluarkan putusan dengan menetapkan Rezky Aditya sebagai ayah biologis anak Wenny Ariani. 

Hakam, kuasa hukum Wenny Ariani mengungkap pertimbangan Pengadilan Tinggi Banten sehingga mengabulkan gugatan kliennya. Dalam menangani perkara antara Wenny Ariani dan Rezky Aditya, PT Banten menggunakan menggunakan putusan yang sudah ditetapkan oleh Mahkamah Agung (MA). 

"Adanya putusan Mahkamah Konstitusi (MA) nomor 46 yang mana sebagai payung hukum kami ketika kita ajukan dalam gugatan tingkat pertama dan di tingkat banding hakim dalam pertimbangan hukumnya sudah ada dasar hukum," ujar Hakam, kuasa hukum Wenny Ariani saat dihubungi AKURAT.CO, Selasa (24/5). 

baca juga:

Selain itu, pihak Pengadilan Tinggi juga mempertimbangkan keterangan dari Ketua Komnas Perlindungan Anak (KPAI), Arist Merdeka Sirait, yang dihadirkan pihak Wenny Ariani sebagai saksi dalam sidang di Pengadilan Negeri Tangerang. Ketika bersaksi, Arist menyampaikan bahwa anak yang dilahirkan lewat pernikahan atau pun tidak, wajib mengetahui orangtuanya. 

"Trmasuk mengikuti pendapat ahli yang kita hadirkan yaitu bapak Arist Merdeka Sirait itu. Jadi anak tidak berdosa dilahirkan ataupun dari rahim mana dan tidak mengetahui tapi yang jelas hak anak dalam undang-undang itu, wajib tahu siapa ayahnya," jelas Hakam. 

Meskipun sudah dinyatakan suami Citra Kirana itu sebagai ayah kandung Kekey, anak Wenny Ariani, namun putusan Pengadilan Tinggi Banten tersebut belum berkekuatan hukum tetap. Pasalnya, salinan resmi dari putusan tersebut belum dikeluarkan. 

Dalam waktu 14 hari kedepan, Rezky Aditya memiliki kesempatan untuk mengajukan kasasi terkait putusan Pengadilan Tinggi Banten. Jika kesempatan itu tidak dimanfaatkan, maka Rezky Aditya telah menerima putusan tersebut. 

"Bisa, dia akan melakukan kasasi kalau tidak setuju dengan pertimbangan hakim terkait banding," ungkap Hakam. 

Sejalan dengan itu, Hakam menegaskan bahwa pihak Rezky Aditya tidak bisa main-main jika ingin mengajukan kasasi. Menurut Hakam, kasasi akan ditolak jika Rezky Aditya tidak mampu membuktikan kesalahan dalam putusan yang dikeluarkan Pengadilan Tinggi Banten. 

"Karena posisinya di MA terkait upaya kasasi itu hanya menilai apakah baik di tingkat pertama di Pengadilan Negeri Tangerang ataupun tingkat kedua di PT Banten ada kesalahan atau tidak. Sehingga jika memang itu tidak bisa dibuktikan oleh pihak si Rezky maka otomatis kasasinya pasti ditolak," tukasnya

Sebagai informasi, adapun putusan dari Pengadilan Tinggi Banten yakni sebagai berikut. 

Mengadili: Dalam eksepsi menguatkan putusan PN Tangerang Nomor 746/PDT.G/2021/PN.TNG.Dalam pokok perkara. Membatalkan putusan Nomor 746/PDT.G/2021/PN.TNG dengan mengadili sendiri:

1. Menerima gugatan penggugat/pembanding untuk sebagian2. Menyatakan tergugat/terbanding telah melakukan perbuatan melawan hukum.3. Menyatakan seorang anak perempuan adalah anak biologis dari tergugat/terbanding selama tergugat/terbanding tidak dapat menggugat sebaliknya4. Menolak untuk selebihnya.

Sebelumnya, gugatan Wenny Ariani terkait kasus pengakuan anak terhadap Rezky Aditya sempat bergulir di Pengadilan Negeri Tangerang. Majelis Hakim PN Tangerang memutuskan perkara tersebut dengan menolak semua gugatan Wenny Ariani.