News

Putri Candrawathi Ikut Tembak Brigadir J? Begini Klarifikasi Ketua Komnas HAM

Putri Candrawathi Ikut Tembak Brigadir J? Begini Klarifikasi Ketua Komnas HAM
Ahmad Taufan Damanik (wikipedia.org)

AKURAT.CO, Pernyataan Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik tentang Putri Candrawathi ikut menembak Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J ramai diperbincangkan. 

Terkait hal ini, Taufan menjelaskan alasan dirinya melontarkan pernyataan tersebut. Dia meminta pernyataannya tidak dikutip mentah-mentah

"Anda harus memahami logical thinking kenapa saya memunculkan pandangan seperti itu," ucap Ahmad Taufan di Jakarta, Senin (12/9/2022). 

baca juga:

Dia menggatakan  pernyataan itu dilontarkan agar penyidik bekerja secara serius menggali bukti atau keterangan yang memastikan penembak Brigadir J yang sebenarnya. 

"Logical of thinkingnya bahwa saya yang paling pokok adalah menginginkan penyidik memastikan terutama peristiwa penembakan itu siapa sesungguhnya yang melakukan penembakan dan saya kira penyidik sedang bekerja dengan sangat luar biasa untuk memastikan itu," tuturnya.

Taufan sebelumnya menyebut dugaan Putri Candrawathi ikut menembak Brigadir J. Hal itu disampaikan Taufan dalam talkshow di salah satu stasiun televisi swasta nasional.

“Sambo tidak mengaku, kami temukan bukti dari autopsi dan uji balistik, jenis pelurunya tidak satu dan lebih dari satu senjata," kata Taufan.

"Bisa jadi, lebih dari dua senjata dan kemungkinan ada pihak ketiga. Ada pihak ketiga dalam penembakan Yosua,” katanya.

Dia menegaskan dalam pembicaraan khusus internal Komnas HAM, tak hanya Bharada E dan Ferdy Sambo yang menembak Brigadir J, melainkan ada satu orang lagi yang turut ikut serta.

“Betul kita temukan dua orang ini, itu pun disangkal Sambo. Dimungkinkan ada orang ketiga, supaya penyidik mendalami dengan bukti-bukti yang lebih kuat," kata dia. 

"Terbuka peluang ibu Putri atau Kuat juga ikut nembak.” sambungnya.[]