News

Puteri Komarudin Beri Catatan Kritis Terhadap Capaian Kinerja Bappenas

Dia pun mendorong peran aktif Bappenas untuk merumuskan strategi peningkatan daya saing investasi Indonesia.


Puteri Komarudin Beri Catatan Kritis Terhadap Capaian Kinerja Bappenas
Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Partai Golkar Puteri Anetta Komarudin (ISTIMEWA )

AKURAT.CO, Kementerian PPN/Bappenas menyampaikan evaluasi kinerja pembangunan tahun 2020 dan rencana pembangunan tahun 2021 dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI pada Rabu (17/3/2021) lalu.

Pada kesempatan ini, Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Anetta Komarudin memberikan sejumlah catatan kritis atas capaian kinerja Bappenas.

“Tahun lalu, Bappenas bersama Kementerian Keuangan menyampaikan kebijakan restrukturisasi program dan kegiatan dari kementerian/lembaga (K/L). Untuk itu, pada rapat ini seharusnya disampaikan juga evaluasi atas pelaksanaan kebijakan tersebut. Sehingga, kita dapat mengetahui sudah sejauh mana efektivitas kebijakan restrukturisasi ini, terutama dalam menjawab visi dan misi presiden,” ungkap Puteri melalui keterangan tertulisnya, Kamis (18/3/2021) malam. 

Sebagai informasi, kebijakan restrukturisasi dilakukan melalui efisiensi jumlah program K/L yang awalnya berjumlah 428 program menjadi 102 program. Kebijakan tersebut diambil untuk mengurangi tumpang tindih kegiatan, meningkatkan konvergensi kegiatan pembangunan antar K/L, serta mendorong efisiensi birokrasi.

Ketua Bidang Kemitraan Perbankan dan Pasar Modal DEPINAS SOKSI ini berharap agar program restrukturisasi tersebut dapat mendorong kualitas belanja pemerintah yang nantinya turut memberikan manfaat serta multiplier effect yang signifikan bagi masyarakat.

“Konsumsi pemerintah menjadi satu-satunya komponen yang tumbuh positif sepanjang tahun lalu. Namun, tentunya besaran konsumsi saja tidak cukup. Konsumsi yang dilakukan harus didorong menjadi belanja yang berkualitas agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Politisi Golkar ini turut mengkritisi capaian Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2020 yang disampaikan oleh Bappenas, terutama terkait prioritas nasional dalam pengentasan kemiskinan.

“Pada paparan tadi disebutkan bahwa capaian pada prioritas pengentasan kemiskinan termasuk dalam kategori baik dengan rata-rata kinerja senilai 96,19. Namun, saya rasa hal ini bertolak belakang dengan data dari Badan Pusat Statistik yang menyebutkan bahwa jumlah penduduk miskin per September 2020 telah menyentuh angka 27,55 juta jiwa atau bertambah sekitar 1,13 juta jiwa dari periode bulan Maret 2020,” ungkap Puteri.

Lebih lanjut, dia pun mendorong peran aktif Bappenas untuk merumuskan strategi peningkatan daya saing investasi Indonesia.

Melly Kartika Adelia

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu