Ekonomi

Putar Otak Dongkrak Omzet, UMKM Harus Cerdas Manfaatkan Pemasaran Digital

Pandemi Covid-19 telah menyebabkan penurunan omzet pelaku UMKM, terlebih seiring turunnya daya beli masyarakat


Putar Otak Dongkrak Omzet, UMKM Harus Cerdas Manfaatkan Pemasaran Digital
Pengunjung memilih produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO Pandemi Covid-19 telah menyebabkan penurunan omzet pelaku UMKM, terlebih seiring turunnya daya beli masyarakat. Sehingga, diperlukan sejumlah langkah bagi UMKM memutar otak agar mampu bertahan di tengah situasi pandemi.

Di tahun 2020, kontribusi sektor UMKM terhadap PDB nasional mengalami penurunan sebesar 23% (yoy) dari 60,3% menjadi 37,3%, dan tahun ini diproyeksi akan kembali turun sekitar 4%.

Marlo Budiman, President Director and CEO PT Link Net Tbk mengakui pergeseran pola konsumsi barang dan jasa dari offline ke online akibat pandemi Covid-19, jadi peluang dan momentum tepat digitalisasi UMKM melalui sinergi dan kolaborasi guna mendukung pengembangan sektor potensial ini.

Potensi digitalisasi ekonomi Indonesia masih sangat besar peluangnya dengan adanya bonus demografis dan penetrasi internet yang terus meningkat setiap tahunnya.

" Pembatasan aktivitas dan mobilitas di masa pandemi juga memberikan peluang bagi sektor UMKM ataupun startup untuk memasarkan jasa dan produknya secara daring," ujar Marlo dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (23/7/2021).

Hal serupa juga tercantum dalam hasil riset Katadata Insight Center (KIC) 2020 yang menyebut sebanyak 80.6% pelaku UMKM mengaku merasa terbantu dengan penggunaan internet.  Para pelaku UMKM yang memilih cara lain untuk bertahan, sekitar 29% dari mereka bahkan berekspansi dengan menambah jenis saluran penjualan dan pemasaran. 

" Maka seluruh pelaku usaha kecil menengah dan bisnis komersial berkesempatan memanfaatkan virtual event Pasar SAKTI sebagai platform untuk mengenalkan layanan dan produknya secara luas melalui Pasar UKM dan Komersial," ucapnya.

Sementara itu, Yosafat Hutagalung, Director PT Infra Solusi Indonesia sekaligus Chief Human Capital Officer PT Link Net Tbk mengungkapkan,  dalam bisnis pastinya akan menghadapi pasang surut. Namun berbekal skill dan kompetensi, setidaknya kemampuan dasar akan sangat membantu para pelaku bisnis usaha kecil dan menengah, startup bahkan profesional untuk bisa menghadapi berbagai perubahan dan tantangan.

" Beberapa kemampuan yang perlu dimiliki oleh para pelaku UKM dan startup diantaranya entrepreneurship, managerial skill, resilience and agility, networking & customer oriented, financial dan lain-lain," paparnya.

Putar Otak Dongkrak Omzet, UMKM Harus Cerdas Manfaatkan Pemasaran Digital - Foto 1
IMG-20210723-WA0064.jpg

Sekadar informasi, Pasar SAKTI akan turut mendorong transformasi digital di sektor UMKM, karena teknologi dan digitalisasi menjadi satu hal yang ke depannya harus dapat dioptimalkan. 

Pasar SAKTI merupakan rangkaian virtual event yang berfokus pada pengembangan Sumber Daya Manusia serta pemanfaatan teknologi dan digitalisasi bagi sektor usaha kecil menengah dan startup. 

Program ini bertujuan mendorong pengembangan bisnis sekaligus mendukung upaya pemerintah untuk memulihkan perekonomian Indonesia, salah satunya UMKM sebagai salah satu sektor paling terdampak oleh pandemi Covid-19.

Pasar SAKTI berpotensi menjadi salah satu support system untuk bisa saling bahu membahu, menguatkan satu sama lain di tengah keterbatasan.[]