News

Pustral UGM Jelaskan Kemungkinan Skuter Listrik Bisa Kena Tilang

Peneliti Pusat Studi Transportasi dan Logistik UGM Arif Wismadi mengatakan, penggunaan skuter listrik di kawasan publik wajib mematuhi norma berlaku.


Pustral UGM Jelaskan Kemungkinan Skuter Listrik Bisa Kena Tilang
Ilustrasi skuter listrik (CNET.COM)

AKURAT.CO Peneliti Pusat Studi Transportasi dan Logistik (Pustral) Universitas Gadjah Mada (UGM) Arif Wismadi mengatakan, penggunaan skuter listrik di kawasan publik wajib mematuhi norma berlaku. Termasuk saat berada di jalanan umum. 

Kata Arif, semua aturan lalu lintas harus dipatuhi oleh pengguna skuter listrik demi melindungi diri dan orang lain, serta tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas. Apalagi, di kawasan padat kendaraan layaknya Malioboro.

Di satu sisi, kelengkapan tambahan yang sifatnya meningkatkan keselamatan pengguna skuter listrik maupun pengguna jalan lainnya sebisa mungkin dipenuhi. 

baca juga:

"Seperti penambahan alat yang menghasilkan suara agar pengguna jalan lain sadar ada kendaraan listik di sekitarnya," kata Arif saat dihubungi beberapa waktu lalu. 

Arif berpandangan, skuter dan sepeda listrik, maupun kendaraan lain yang dapat digerakkan dengan tenaga manusia memiliki prioritas dan perlindungan yang lebih tinggi dibandingkan kendaraan bermotor. Menjadi prioritas berikutnya setelah pejalan kaki.

Ia berpendapat, moda transportasi tersebut justru menjadi solusi untuk anak-anak atau kelompok umur yang sudah semestinya independen dalam melakukan mobilitas. Skuter listrik, kata dia, juga bisa menjadi sarana transportasi alternatif untuk meminimalisir polusi udara. 

"Dan yang berkontribusi lebih besar pada kemacetan adalah kendaraan besar, apalagi dengan penumpang yang sedikit di dalamnya," kata Arif. 

Sementara, lanjut Arif, sanksi tilang sebagaimana terhadap pengguna jalan lain yang melanggar lalu lintas menurutnya, bisa diterapkan untuk pengguna skuter listrik ini. Kendati, kedudukan hukumnya harus cukup jelas, terutama jika melibatkan denda yang diatur undang-undang. 

Kendati demikian, ia berharap pemerintah daerah dapat menyiapkan regulasi yang melindungi penggunaan skuter listrik.