Lifestyle

Punya Masalah Kulit, Stop Pakai Sabun Anti Bakteri


Punya Masalah Kulit, Stop Pakai Sabun Anti Bakteri
dr. Edwin Tanihaha, dokter spesialis kulit (AKURAT.CO/Afrizal Abdul Rahman)

AKURAT.CO, Kulit merupakan organ terbesar yang dimiliki manusia. Banyak fungsi penting dari kulit yang tentu melindungi tubuh dari berbagai paparan seperti bakteri dan virus yang sekarang ini ada dimana-mana.

Kulit terdiri dari beberapa lapisan. Pada bagian terluar, yaitu lapisan epidermis, bagian ini dipercaya sangat tangguh untuk melindungi tubuh dari berbagi macam paparan bakteri tadi.

Maka, ketika terjadi masalah pada kulit, seperti terkena bakteri, kamu jangan sepele melihatnya. Bisanya, sabun anti bakteri yang dijual bebas menjadi pilihan masyarakat untuk menghilangkan bakteri pada kulit, menimbang alergi apa yang dimiliki. Pilihan ini tentu tidak benar.

baca juga:

"Kalau punya alergi, jangan pakai sabun anti bakteri. Saya lebih menyarankan memakai yang natural saja," kata dr. Edwin Tanihaha, dokter spesialis kulit, kepada AkuratHealth di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu, (18/4).

Lanjut dr. Edwin, pada kulit juga terdapat bakteri baik. Maka ketika terlalu sering menggunakan sabun anti bakteri, ini dapat mematikan bakteri baik itu. Risikonya, kulit sangat mudah terpapar beberapa penyakit kulit lain.

"Kalau terlalu sering, bakteri baik yang terdapat di kulit itu bisa mati," lanjutnya.

Jika kamu merasa hal ini terlalu riskan, bisa menggunakan obat lain yang diminum, berbentuk pil untuk penyembuhan dari dalam. Alergi kulit lebih cepat diatasi dengan cara ini.

"Mengonsumsi obat minum itu sangat diperlukan untuk membunuh bakteri jahat pada kulit. Bukan hanya memberinya sabun anti bakteri saja," tandasnya.[]