News

Punya Bukti Kuat, PSI Yakin Menang Lawan Gugatan Viani Limardi

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) optimistis proses hukum pemecatan terhadap kadernya Viany Limardi bakal cepat.


Punya Bukti Kuat, PSI Yakin Menang Lawan Gugatan Viani Limardi
Sidang Paripurna hari ulang tahun ke-493 DKI Jakarta berlangsung tertutup di gedung DPRD DKI Jakarta pada Senin (22/6/2020). (AKURAT.CO/Yohanes Antonius)

AKURAT.CO Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Michael Viktor Sianipar mengungkapkan, pihaknya optimistis proses hukum pemecatan terhadap kadernya Viani Limardi bakal cepat. 

Dia tak terlalu memperhitungkan langkah hukum yang ditempuh Viani. Bagi Michael, keputusan memecat Viani merupakan masalah internal PSI. Sehingga proses hukum hingga inkrah tidak akan lama. 

"Kami sih optimis bahwa prosesnya enggak terlalu lama. Karena sebenarnya buat kami itu sudah clear. Ini kan juga ranah internal partai untuk menilai seorang anggota itu taat AD/ART atau tidak," kata Michael usai menghadiri puncak acara HUT Golkar, Jakarta, Minggu (31/10/2021) sore.

Dia mengungkapkan, pihaknya telah melakukan investigasi internal terhadap masalah yang dilakukan Viani. Dari proses investigasi itu, pihaknya menemukan banyak bukti kuat untuk memberhentikannya dari posisinya sebagai anggota DPRD DKI dan menggantinya dengan suara terbanyak kedua yakni atas nama Cornelis Hotman.

"Jadi pada saat kami sudah melakukan investigasi internal dengan tim pencari fakta dan kami temukan banyak sekali bukti-bukti (pelanggaran Viani) tersebut kami rasa sih sudah cukup dasar yang kami gunakan untuk melakukan pemberhentian tersebut," ungkapnya. 

Dia mengungkapkan, gugatan Viani terhadap PSI telah masuk ke pengadilan. Pihak PSI, kata dia, telah mulai mempelajari dokumen gugatan itu.

Lebih lanjut, kata dia, pihaknya optimistis memenangi perkara itu untuk memuluskan pergantian antar waktu (PAW) Viany kepada calon anggota DPRD penggantinya. 

"Jadi kan gugatannya sudah dimasukan ke pengadilan. Dan dari tim hukum kami sudah mulai mempelajari tapi kalau kami sih optimis karena kami punya bukti yang kuat dan sudah sesuai dengan prosedur di internal partai juga," katanya. 

Dia menambahkan, status Viany sebagai anggota DPRD DKI masih akan melekat hingga surat dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang menyatakan status Viani sebagai anggota DPRD DKI dicabut diterbitkan oleh pihak Kemendagri. Saat ini, surat permohonan kepada pimpinan DPRD DKI untuk memproses pemecatan Viani, kata dia, sudah dikirim ke pimpinan DPRD DKI. 

"Seharusnya setelah tujuh hari kerja itu suratnya sudah diproses. Jadi saya rasa lebih tepatnya bertanya ke pimpinan dewan. Boleh nanya di pimpinan dewan. Harusnya sih sudah diproses di pimpinan dewan. Kita juga masih menunggu," ungkapnya. []