News

Puluhan Warga Perumahan Ini Satroni Kantor BPN Bogor Timur, Tuntut Kejelasan Fasos Fasum

Kantor BPN Bogor Timur mendadak didatangi puluhan warga Perumahan Griya Alam Sentosa (GAS), Desa Pasir Angin, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.


Puluhan Warga Perumahan Ini Satroni Kantor BPN Bogor Timur, Tuntut Kejelasan Fasos Fasum
Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bogor Timur mendadak didatangi puluhan warga Perumahan Griya Alam Sentosa (GAS), Desa Pasir Angin, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Mereka meminta kejelasan terkait fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) yang berubah menjadi lahan pribadi bersertifikat. (AKURAT.CO/Arief Permana)

AKURAT.CO Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bogor Timur mendadak didatangi puluhan warga Perumahan Griya Alam Sentosa (GAS), Desa Pasir Angin, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Mereka meminta kejelasan terkait fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) yang berubah menjadi lahan pribadi bersertifikat.

Koordinator aksi Yudi Deki Purwadi menuturkan, puluhan warga yang mendatangi kantor BPN Bogor timur ini menuntut kejelasan terkait fasos fasum di wilayahnya yang berubah menjadi lahan pribadi bersertifikat.

"Ini cuma aksi damai, menyampaikan aspirasi saja, kalau didiamkan makin banyak mafia tanah sehingga merugikan warga," tegasnya, Rabu (22/6/2022).

baca juga:

Menurutnya, pihak warga sudah diajak diskusi dengan pihak Kasi Sengketa BPN. Namun, terkait dengan data kepemilikan sertifikat di lahan fasos dan fasum itu akan dibuka di dalam persidangan nanti.

"Kenapa demikian karena kami sudah mengajukan proses upaya hukum yaitu gugatan class action di Pengadilan Negeri Cibinong yang notabene akan kita buka di dalam pembuktian," bebernya.

Dia juga berharap, agar BPN dapat memberikan keterangan seadil-adilnya di dalam persidangan nanti tanpa melindungi oknum dari pihak BPN.

"Kami berharap kepada BPN untuk dapat memberikan pembuktian yang sebenar-benarnya dan tanpa melindungi oknum BPN yang telah mengeluarkan sertifikat atas nama pribadi tersebut," tegasnya.

Sementara itu, Kasie Sengketa BPN Perwakilan Bogor Timur Sri Dewi Marlindaputri mengatakan, pihaknya sudah memfasilitasi masyarakat Perumahan Griya Alam Sentosa (GAS) yang menginginkan fasos fasum dipergunakan dan pemanfaatannya sesuai.

"Namun dalam hal ini kami dari BPN akan mengkroscek ulang terkait adanya sertifikat yang dinyatakan fasos fasum tersebut. Karena saat ini dalam proses pengajuan gugatan maka akan dijelaskan di dalam persidangan nanti," pungkasnya. []