News

Puluhan Santri dan Guru Ponpes di Bantul Positif Corona, Pemkab Tak Lakukan Penutupan

Puluhan Santri dan Guru Ponpes di Bantul Positif Corona, Pemkab Tak Lakukan Penutupan


Puluhan Santri dan Guru Ponpes di Bantul Positif Corona, Pemkab Tak Lakukan Penutupan
Ilustrasi pengecekan suhu tubuh mencegah penularan Covid-19

AKURAT.CO, Pemerintah Kabupaten Bantul, DIY, tak menutup pondok pesantren di Piyungan yang puluhan santri dan pengajarnya terkonfirmasi COVID-19. Kendati, protokol kesehatan diminta untuk diperketat.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bantul, Helmi Jamharis menyatakan, pihaknya tak sampai menutup ponpes tempat terjadinya penyebaran virus ini. Ia beranggapan keputusan itu merupakan kewenangan para pengelola ponpes.

"Yang jelas perlu ada pengetatan protokol kesehatan," kata Helmi saat dikontak, Jumat (4/3/2021).

baca juga:

Helmi menerangkan, pengetatan dilakukan dengan cara menerapkan aturan wajib membawa surat keterangan bebas COVID-19 berupa hasil negatif rapid antigen untuk pendatang sebelum memasuki area pesantren.

Selain itu, diupayakan menunda agenda kegiatan yang berpotensi memunculkan kerumunan atau pelanggaran protokol kesehatan lainnya.

"Satgas yang ada di pondok itu harus bekerja keras. Untuk melakukan monitoring terhadap aktivitas yang tiap hari dilaksanakan," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, puluhan santri dan pengajar sebuah pondok pesantren di Piyungan, Bantul, DIY, dinyatakan positif COVID-19. Kini, mereka tengah menjalani isolasi mandiri.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bantul, Sri Wahyu Joko Santosa menjelaskan, kasus ini terdeteksi ketika dua orang penghuni ponpes tersebut mengalami gejala ringan terpapar COVID-19, Jumat (26/2/2021). Seperi pilek dan hilang indra penciuman atau anosmia.

Diminta melakukan rapid test antigen secara mandiri, keduanya mendapatkan hasil positif. Penelusuran kontak berikutnya oleh Puskesmas setempat mendapati sembilan orang lain yang bergejala ringan masuk ke kategori pemilik riwayat kontak erat.

Dian Dwi Anisa

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu