Lifestyle

Pulihkan Ekosistem Bumi, Tiga Gaya Hidup ini Bisa Diterapkan Masyarakat Kota

Setidaknya ada tiga gaya hidup masyarakat perkotaan yang dapat membantu memulihkan ekosistem Bumi


Pulihkan Ekosistem Bumi, Tiga Gaya Hidup ini Bisa Diterapkan Masyarakat Kota
Ilustrasi gaya hidup sehat (ISTIMEWA)

AKURAT.CO, Masyarakat kota dapat berpartisipasi dalam memulihkan  ekosistem Bumi dengan cara melakukan gaya hidup berkelanjutan. Gaya hidup berkelanjutan di sebuah kota adalah salah satu usaha untuk membantu mengembalikan ekosistem.

Mengutip Antara, Rabu (9/6) setidaknya ada tiga gaya hidup masyarakat perkotaan yang dapat membantu memulihkan ekosistem Bumi agar generasi mendatang dapat menikmati Bumi yang lebih sehat dengan kondisi kehidupan yang berkelanjutan.

1. Belanja berkelanjutan

Berbelanja merupakan sebuah kebutuhan, baik belanja bulanan, atau secara instan di minimarket/restoran. Namun ketika berbelanja, tahukah seberapa banyak sampah plastik yang dihasilkan?Berdasarkan data dari greeneration.org, Indonesia menghasilkan estimasi 64 juta ton sampah setiap tahunnya dengan masing-masing 60 persen dari sampah organik dan 15 persen dari plastik bahkan mencapai 67.8 juta ton pada tahun 2020.

Namun, ada beberapa cara untuk mengurangi sampah plastik melalui belanja berkelanjutan, seperti berbelanja dari toko grosir zero-waste, membawa tas reusable ketika berbelanja, menggunakan tempat makan dan tumbler ketika membeli makanan/minuman dari restoran.

2. Rumah berkelanjutan

Sebuah rumah yang berkelanjutan menghasilkan sampah rumah tangga yang lebih sedikit. Ada beberapa solusi yang dapat dilakukan untuk mengurangi sampah harian, seperti mengurangi sampah dengan membuat makanan berjumlah moderat untuk menghindari makanan menjadi mubazir.

Kedua, memisahkan sampah menjadi tiga kategori yakni sampah organik (sisa makanan), sampah anorganik (kertas, plastik, kardus), dan sampah bahan berbahaya dan beracun (baterai, obat-obatan, minyak, kabel, dan cat). Kemudian Anda juga bisa mulai pengomposan dari limbah organik di rumah.

3. Sustainable commuting

Polusi udara juga merupakan sebuah perhatian, dan dapat dikurangi dengan penggunaan kendaraan pribadi yang lebih sedikit. Bahkan, Jakarta menyediakan banyak opsi kendaraan umum yang menghubungkan hampir ke seluruh area dengan harga terjangkau.

Azhar Ilyas

https://akurat.co