Ekonomi

Pulihkan Ekonomi, LPEI Pacu Perempuan Melek Ekosistem Ekspor

Pemerintah punya banyak sekali instrumen pajak, Bea Cukai, Kawasan Berikat, Kawasan Ekonomi Khusus, kawasan industri untuk tujuan ekspor


Pulihkan Ekonomi, LPEI Pacu Perempuan Melek Ekosistem Ekspor
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (Dokumentasi LPEI )

AKURAT.CO, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) mengklaim memberdayakan perempuan berwiraswasta (W20: Setara Bangkit Bersama) dan mengembangkan usaha mikro kecil menengah (UMKM) ekspor secara berkelanjutan merupakan dukungan nyata dalam rangka perhelatan G20. Hal ini selaras dengan salah satu prioritas Presiden RI dalam pemulihan ekonomi yang terus didengungkan dalam ragam kesempatan.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menyatakan Pemerintah punya banyak sekali instrumen pajak, Bea Cukai, Kawasan Berikat, Kawasan Ekonomi Khusus, kawasan industri untuk tujuan ekspor, semuanya merupakan instrumen. Disamping punya pemerintah daerah yang bisa melakukan transfer keuangan hingga dana desa bisa mendukung.

" Kita juga punya program UMI, PIP, dan KUR untuk bisa mendukung dari sisi pendanaan. Kita juga punya produk untuk penjaminan. Instrumennya sudah banyak sehingga yang diperlukan adalah untuk meng-orkestrasi policy, regulasi, instrumen dan sinergi sehingga para eksportir tidak merasa sendirian, " tutur Sri Mulyani.

baca juga:

Direktur Eksekutif LPEI Riyani Tirtoso mengungkapkan pemberdayaan perempuan, inklusi keuangan, serta tujuan mencapai sustainable development goals melalui penciptaan produk ramah lingkungan menjadi karakter pelaku usaha yang hadir pada hari ini. Sebagai contoh Wardah yang memiliki pabrik seluas 2000 hektar dan menjadi tuan rumah di negeri sendiri diantara kosmetik luar negeri ternama.

“Di tingkat global, Indonesia melakukan berbagai langkah aktivitas untuk menyepakati berbagai komitmen internasional untuk mendukung kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan. Convention on the elimination of all forms of discrimination against woman, International Covenant Economic Culture and Social Rights, dan Declaration and platform for actions adalah diantaranya bagaimana komitmen kita mendorong kemandirian ekonomi perempuan,” jelas Mahendra Siregar, Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia.

Langkah tersebut dapat memperkuat hubungan kerjasama Indonesia dengan negara tujuan. Hal ini berhubungan dengan peran Kementerian Keuangan dalam memberikan dukungan fiskal guna mendorong ekspor Indonesia. Sementara itu, Direktur Pelaksana Bidang Hubungan Kelembagaan LPEI, Chesna F Anwar menyebut bagi para UKM yang bingung mau ekspor produk apa, mari bicara dan diskusi dengan LPEI, karena LPEI memiliki National Export Dashboard (NED).

" Platform ini memiliki berbagai ragam data seperti produk yang high demand, negara tujuan ekspor, requirementnya seperti apa yang akan membantu proses edukasi para calon eksportir,” ucapnya.[]